Bangun Generasi Cerdas Finansial, GIS UIN Bandung Edukasi Pelajar MA YPP Sukamiskin tentang Pasar Modal Syariah

UINSGD.AC.ID (Humas) — Membekali generasi muda dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi semakin penting di tengah maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Galeri Investasi Syariah (GIS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Sukamiskin menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) bertema “Cerdas Finansial Generasi Muda: Mencegah Jerat Pinjol Ilegal, Mewujudkan Kemandirian Finansial Melalui Pasar Modal Syariah”, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat literasi keuangan syariah di kalangan pelajar dan ikhtiar bersama dalam membangun kesadaran tentang pentingnya memilih layanan dan instrumen keuangan yang aman, legal, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Sekolah Pasar Modal menghadirkan narasumber dari regulator, lembaga pasar modal, dan kalangan akademisi, yakni Asisten Manajer Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat Nova Almaida, Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat Vivi Hendwiyani, Dekan Fakultas Ekonomi dan Komunikasi Bisnis Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Dr. Yoyok Prasetyo, S.T., M.Sy., serta perwakilan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Asep Muhamad Saepul Milah, RTA.

Melalui materi yang interaktif, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak usia muda, bahaya pinjaman online ilegal, pengenalan pasar modal syariah, serta peluang menjadi investor syariah yang cerdas dan bertanggung jawab.

Kepala Galeri Investasi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Gina Sakinah, S.E.Sy., M.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen GIS dalam memperluas edukasi keuangan kepada generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan dan pesantren.

Menurutnya, literasi keuangan perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki kemampuan untuk memilah informasi, mengenali risiko, dan mengambil keputusan finansial secara tepat.

“Melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal ini, kami berharap para siswa memperoleh wawasan dan pengetahuan yang lebih luas mengenai literasi keuangan serta perkembangan dunia investasi syariah. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan sektor keuangan, generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan bekal pengetahuan yang benar agar tidak mudah terjerumus pada praktik keuangan ilegal, seperti pinjaman online ilegal maupun investasi bodong,” ujarnya.

Edukasi ini sejalan dengan amanat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., bahwa FEBI hadir untuk menjadi pemikir, penggerak, dan pelaku ekonomi syariah.

“Semoga kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang cerdas secara finansial, kritis dalam mengambil keputusan, serta mampu menjadi pemikir dan penggerak ekonomi yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa aktif menggali informasi mengenai mekanisme investasi di pasar modal syariah, cara memilih instrumen investasi yang aman, hingga langkah-langkah mengenali dan menghindari pinjaman online ilegal serta investasi yang tidak memiliki izin resmi.

Kolaborasi antara dunia pendidikan, regulator, akademisi, dan pelaku industri pasar modal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi keuangan di kalangan pelajar. Sekolah Pasar Modal tidak hanya memperkenalkan investasi syariah, tetapi juga mendorong terbentuknya karakter generasi muda yang bijak mengelola keuangan, mandiri secara ekonomi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

Ke depan, Galeri Investasi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen memperluas program edukasi keuangan syariah kepada berbagai kalangan. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang inklusif, cerdas secara finansial, dan berdaya saing.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *