UINSGD AC.ID (Humas) — Kabar membanggakan kembali datang dari dunia publikasi ilmiah UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan secara resmi dinyatakan diterima untuk terindeks Scopus pada Senin, 3 Agustus 2026.
Kepastian tersebut terlihat pada laman Scopus Title Evaluation Tracking, yang menampilkan status akhir “Review Complete: Accepted”. Adliya tercatat mengajukan evaluasi pada 30 Juli 2025 dan telah melewati seluruh tahapan penilaian, mulai dari validasi, proses pengayaan data, hingga penelaahan oleh Content Selection and Advisory Board atau CSAB Scopus.
Pencapaian tersebut menjadikan Adliya sebagai jurnal ke-9 di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berhasil diterima untuk terindeks Scopus. Capaian ini semakin memperkuat posisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam pengembangan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, diterimanya Adliya dalam indeks Scopus merupakan kabar yang sangat membanggakan bagi keluarga besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Capaian ini menunjukkan bahwa karya dan pengelolaan publikasi ilmiah di lingkungan UIN Bandung semakin diakui pada tingkat internasional,” ujar Rektor, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, indeksasi Scopus bukan semata-mata pencapaian administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kualitas penelitian, reputasi akademik, dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat global.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pengelola jurnal, Fakultas Syariah dan Hukum, Rumah Jurnal, LP2M, para editor, reviewer, penulis, dan seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh kesungguhan. Prestasi ini harus menjadi energi untuk terus menjaga mutu, integritas akademik, serta keberlanjutan pengelolaan jurnal,” tambahnya.
Memperkuat Ekosistem Akademik Internasional
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag., menilai keberhasilan Adliya sebagai salah satu indikator semakin kuatnya ekosistem akademik dan publikasi internasional di lingkungan universitas.
“Keberhasilan Adliya diterima Scopus memperlihatkan adanya peningkatan kualitas tata kelola jurnal, proses editorial, penelaahan sejawat, serta mutu artikel yang diterbitkan. Hal ini sejalan dengan agenda akademik universitas untuk memperkuat budaya riset dan publikasi yang berorientasi pada kualitas dan dampak,” tuturnya.
Dengan berharap keberhasilan tersebut dapat mendorong dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas penelitian serta menjadikan jurnal-jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai rujukan akademik di tingkat nasional dan internasional.
“Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi. Jurnal harus terus meningkatkan kualitas artikel, memperluas keterlibatan penulis dan reviewer dari berbagai negara, serta memastikan proses editorial berjalan secara profesional, transparan, dan berintegritas,” jelasnya.
Kebanggaan Fakultas Syariah dan Hukum
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, S.Ag., M.Si., didampingi oleh Dr. Ine Fauzia, S.H., M.Sc., Opik Rozikin, S.H., M.H., mengatakan bahwa diterimanya Adliya oleh Scopus merupakan tonggak penting bagi pengembangan keilmuan hukum dan kemanusiaan di fakultas yang dipimpinnya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas diterimanya Adliya untuk terindeks Scopus. Pencapaian ini merupakan hasil kerja panjang, konsistensi, dan komitmen seluruh tim dalam membangun jurnal hukum yang berkualitas dan memiliki daya jangkau internasional,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan Adliya memperkuat kontribusi Fakultas Syariah dan Hukum dalam menyebarluaskan hasil penelitian mengenai hukum, keadilan, hak asasi manusia, hukum Islam, dan berbagai persoalan kemanusiaan kontemporer.
“Kami berharap Adliya tidak hanya menjadi tempat publikasi, tetapi berkembang sebagai pusat pertukaran gagasan akademik yang mampu mempertemukan para sarjana hukum dari berbagai negara. Fakultas akan terus memberikan dukungan agar kualitas jurnal dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya.
Adliya merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada kajian hukum dan kemanusiaan. Jurnal ini menjadi ruang akademik bagi peneliti, dosen, praktisi, dan pemerhati hukum untuk memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis mengenai perkembangan hukum, keadilan, hak asasi manusia, dan persoalan-persoalan kemanusiaan.
Keberhasilan memperoleh status diterima Scopus merupakan hasil dari proses pengelolaan jurnal yang dilakukan secara konsisten, meliputi peningkatan mutu artikel, penguatan standar penelaahan sejawat, keteraturan penerbitan, pengembangan tata kelola editorial, serta perluasan kontribusi penulis dan mitra bestari dari berbagai institusi.
Hasil Pendampingan dan Kerja Kolaboratif
Koordinator Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Hamdan Sugilar, M.Pd., didampingi oleh Dr. Busro, M.Ag., menegaskan bahwa capaian Adliya tidak diperoleh secara instan. Proses menuju Scopus memerlukan konsistensi, kesabaran, kemampuan membaca standar evaluasi, serta kerja kolaboratif antara pengelola jurnal, fakultas, universitas, dan Rumah Jurnal.
“Diterimanya Adliya merupakan hasil dari proses panjang dan kerja kolektif. Tim pengelola terus melakukan perbaikan terhadap kualitas artikel, komposisi penulis, internasionalisasi dewan editor dan reviewer, ketepatan waktu penerbitan, tampilan laman jurnal, hingga kelengkapan kebijakan etik publikasi,” jelasnya.
Menurutnya, status accepted harus dipahami sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Setelah masuk Scopus, pengelola harus mampu menjaga konsistensi kualitas setiap edisi dan menghindari penurunan standar editorial.
“Masuk Scopus bukanlah akhir dari pekerjaan, tetapi awal dari proses menjaga kepercayaan. Tantangannya adalah memastikan setiap artikel memiliki kebaruan, metodologi yang kuat, relevansi internasional, dan berpotensi memberikan dampak terhadap perkembangan keilmuan,” katanya.
Dosen Fakultas Ushuluddin ini menyampaikan bahwa keberhasilan Adliya sebagai jurnal ke-9 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diterima Scopus menjadi bukti bahwa pendampingan dan penguatan ekosistem jurnal di lingkungan universitas telah menghasilkan perkembangan yang positif.
“Capaian jurnal ke-9 ini patut disyukuri, tetapi kita tidak boleh berhenti. Masih terdapat sejumlah jurnal potensial yang sedang dipersiapkan menuju indeksasi internasional. Rumah Jurnal akan terus mendorong pengelola agar bekerja berdasarkan peta jalan, data evaluasi, dan standar publikasi global,” bebernya.
Keberhasilan Adliya tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas, LP2M, Rumah Jurnal, Fakultas Syariah dan Hukum, dewan editor, reviewer, penulis, serta tenaga pendukung penerbitan ilmiah.
Diterimanya Adliya di Scopus diharapkan meningkatkan keterbacaan, visibilitas, dan dampak publikasi akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tingkat internasional. Indeksasi tersebut juga membuka peluang semakin luas bagi terbentuknya kolaborasi penelitian lintas perguruan tinggi dan lintas negara, khususnya dalam bidang hukum dan kemanusiaan.
Ke depan, pengelola Adliya diharapkan terus menjaga kualitas substansi artikel dan tata kelola jurnal agar memenuhi standar publikasi internasional secara berkelanjutan. Integritas akademik, profesionalitas editorial, ketepatan waktu penerbitan, internasionalisasi penulis, serta relevansi kajian menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.
Prestasi Adliya menambah daftar capaian jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung di tingkat global. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengelola jurnal di lingkungan universitas untuk terus meningkatkan mutu, memperluas jejaring akademik, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Selamat kepada seluruh tim pengelola Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan atas pencapaian sebagai jurnal ke-9 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diterima untuk terindeks Scopus.
Berikut ini kesembilan Jurnal di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terindeks Scopus, yaitu:
- Jurnal Pendidikan Islam (JPI) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi
- International Journal of Halal Research (IJHAR) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ijhar
- Khazanah Hukum https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kh
- Jurnal Online Informatika (JOIN) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/join
- International Journal of Islamic Khazanah (IJIK) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ijik
- Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/mua
- Asy-Syariah https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/asy-syariah/index
- Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/religious
- Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/adliya/index

