Kemenag Gandeng Pusat Pengembangan Bahasa UIN Bandung Siapkan Dosen Muda Studi Doktoral ke Luar Negeri

UINSGD.AC.ID (Humas) — Kementerian Agama Republik Indonesia menggandeng Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk menyiapkan dosen muda Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Indonesia melanjutkan studi doktoral ke luar negeri.

Program Persiapan Studi Lanjut Luar Negeri ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan bahasa asing sekaligus kesiapan akademik peserta menghadapi seleksi dan proses studi di perguruan tinggi internasional.

Program ini resmi dibuka secara hibrida dari Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan dihadiri Puspenmas (Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Abdullah Safe’i, M.Ag., para instruktur, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama program, peserta mendapatkan pembekalan intensif yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan bahasa Inggris, tetapi kesiapan akademik untuk studi lanjut. Materi dirancang untuk membantu peserta memenuhi persyaratan perguruan tinggi dan program beasiswa luar negeri.

Pembekalan meliputi peningkatan keterampilan bahasa Inggris, khususnya persiapan International English Language Testing System (IELTS), penulisan akademik (academic writing), penyusunan proposal penelitian, esai aplikasi beasiswa, hingga artikel ilmiah dengan standar internasional.

Peserta mendapatkan orientasi mengenai budaya akademik internasional, simulasi wawancara beasiswa, serta strategi membangun kemampuan adaptasi dan berpikir kritis yang dibutuhkan selama menjalani studi di luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kementerian Agama RI Dr. Ruchman Basori menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global di lingkungan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Menurutnya, kolaborasi dengan Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi bagian penting dalam memastikan peserta memperoleh pendampingan bahasa dan akademik yang sesuai dengan kebutuhan studi lanjut.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., melalui Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Agama kepada UIN Bandung.

“UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen memberikan dukungan terbaik melalui fasilitas pembelajaran dan tenaga pengajar profesional agar para peserta dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dalam pencapaian target skor IELTS maupun kesiapan akademik untuk studi lanjut,” ungkapnya.

Kolaborasi ini memperkuat peran Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. “Tidak hanya mengembangkan kompetensi bahasa, pusat bahasa menjadi ruang pembinaan akademik bagi civitas akademika yang tengah mempersiapkan diri memasuki lingkungan pendidikan global,” jelasnya

Program Persiapan Studi Lanjut Luar Negeri ini akan berlangsung selama tiga bulan dengan memadukan pembelajaran tatap muka (onsite) dan pembelajaran mandiri yang terstruktur.

Tentang Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung merupakan unit pelaksana teknis yang berfokus pada pengembangan kompetensi bahasa asing, antara lain bahasa Inggris dan bahasa Arab, bagi civitas akademika maupun masyarakat umum.

Dengan adanya program pelatihan, sertifikasi, dan berbagai kemitraan strategis, Pusat Pengembangan Bahasa terus mengambil peran dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan mendukung agenda internasionalisasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *