Komitmen FST UIN Bandung dalam Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM 2026

UINSGD.AC.ID (Humas) — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengikuti wawancara virtual Penilaian Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Inspektorat I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama pada 6–7 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan evaluasi internal sebelum satuan kerja diusulkan kepada Tim Penilai Nasional (TPN) untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi salah satu dari 14 satuan kerja binaan Inspektorat I yang mengikuti proses wawancara virtual tersebut. Satuan kerja lainnya meliputi MAN Kota Batam, Kankemenag Kabupaten Paser, MAN 1 Karangasem, BDK Denpasar, Kankemenag Kabupaten Tabanan Bali, MTsN 2 Palangkaraya, Kankemenag Kabupaten Buleleng Bali, Kankemenag Kabupaten Klungkung Bali, MAN 5 Garut, MTsN 4 Batanghari, MAN IC Jambi, MAN 1 Jembrana Bali, dan Kankemenag Kabupaten Gianyar Bali.

Pelaksanaan wawancara virtual menjadi sarana pendalaman terhadap implementasi pembangunan Zona Integritas di masing-masing satuan kerja. Dalam proses tersebut, tim evaluator menggali pelaksanaan program, penguatan tata kelola, hingga upaya peningkatan kualitas layanan yang telah dijalankan.

Acara dibuka dengan arahan dari Inspektur I Kementerian Agama, Ahmadun. Dengan menegaskan bahwa wawancara virtual memiliki peran penting untuk melihat sejauh mana pembangunan Zona Integritas diterapkan secara nyata di lingkungan kerja.

“Pembangunan Zona Integritas tidak cukup hanya ditunjukkan melalui dokumen administrasi, tetapi harus terlihat dalam implementasi dan budaya kerja sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan ZI harus tercermin melalui penguatan organisasi, pengawasan internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perubahan pola kerja yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Ahmadun meminta tim evaluator melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan satuan kerja dalam membangun Zona Integritas. “Proses evaluasi harus mampu menggambarkan kondisi nyata pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lapangan,” tegasnya.

Dekan FST, Prof. Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si menyampaikan bahwa wawancara virtual ini menjadi bagian penting dari rangkaian Penilaian Internal Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Pembangunan ZI di lingkungan FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung diwujudkan melalui penguatan layanan utama, inovasi tata kelola, budaya kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan sivitas akademika dan masyarakat.

Keunggulan FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung tercermin dari core layanan utama fakultas, yakni menghasilkan produk inovasi tridharma perguruan tinggi yang berdaya saing nasional menuju regional, membentuk insan akademik yang kompeten, profesional, dan berakhlak karimah, mewujudkan good faculty governance, serta menghasilkan produk kerja sama yang mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi.

Dengan menghadirkan berbagai program unggulan dan inovasi layanan. Di antaranya E-Office One Day Service sebagai layanan persuratan digital terpadu yang efektif dan efisien, Eco Office melalui penggunaan tumbler dan pengolahan sampah organik menjadi substrat lalat tentara hitam, hingga program PUTRI (Pinjaman UKT Tanpa Riba) yang membantu mahasiswa agar terhindar dari putus kuliah maupun praktik pinjaman berbunga.

FST mengembangkan KUE APeM (Kegiatan Unit Edukasi Akselerasi Prestasi Mahasiswa) sebagai wadah pendampingan mahasiswa dalam kompetisi, magang riset, seminar nasional maupun internasional, serta pembinaan karier akademik dan profesional bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni.

Dalam aspek pelayanan publik, FST menghadirkan Curcol (Curhatan Civitas Online) sebagai media pengaduan dan testimoni pelayanan, serta program keagamaan Prasasti (Program Religi Fakultas Sains dan Teknologi) yang mencakup dzikir pagi dan petang, One Day One Juz, Sedekah Jumat Berkah, Semarak Ramadan Fakultas Sains dan Teknologi, hingga Rumah Qur’an bagi mahasiswi penghafal Al-Qur’an.

Penguatan budaya kerja dilakukan melalui implementasi SAKINAH (Sadar Kinerja Administrasi Harian) yang dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam sepekan untuk meningkatkan pelayanan prima dan kualitas layanan publik. Terdapat program akselerasi Lektor Kepala dan Guru Besar bagi dosen, serta Staff Course sebagai pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan.

Prof. Hasniah menuturkan “ZI WBK merupakan komitmen kelembagaan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk mewujudkan tata kelola yang bersih, profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami terus berupaya menciptakan ekosistem, habituasi, dan melengkapi berbagai fasilitas yang mendukung terwujudnya WBK/WBBM,” ujarnya.

Ketua Tim Penilaian Itjen, Abdul Rasit, menjelaskan bahwa selama tiga tahun berturut-turut pihaknya telah mendampingi bersama FST dan berharap upaya tersebut dapat membuahkan hasil maksimal.

Terdapat tiga poin penting tindak lanjut dari Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian PAN-RB yang telah disampaikan melalui Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Rencana kunjungan Tim Itjen beserta waktunya akan disesuaikan dan dijadwalkan setelah 13 Mei 2026.

Tim Penilai Sandy Satria menuturkan bahwa pihaknya sangat optimistis FST dapat melangkah lebih jauh dan meraih hasil terbaik pada tahun ini.

Dengan adanya kegiatan ini, Inspektorat I berharap proses penilaian dapat berlangsung objektif dan akuntabel, sekaligus memperkuat komitmen satuan kerja dalam membangun birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan menuju predikat WBK dan WBBM

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *