Tingkatkan Literasi, HMJ Ekonomi Syariah UIN Bandung Gelar Eksphoria 2026

UINSGD.AC.ID (Humas) — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kabinet Ekselensi menggelar Eksphoria 2026 di Aula Abdjan Soelaeman Kampus I dan Gedung FEBI Kampus II, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan literasi ekonomi syariah sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif dan berjiwa kewirausahaan halal.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. Evi Sopiah, M.Ag., didampingi Sekretaris Prodi Anisa Ilma, M.E., Deni Supriatna selaku Ex-Officio Eksphoria 2026, menjelaskan bahwa Ekonomi Syariah Euphoria (Eksphoria) merupakan rangkaian kegiatan yang dirancang sebagai media edukasi, apresiasi, dan aktualisasi ekonomi syariah.

Tujuannya untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah, menumbuhkan jiwa kewirausahaan halal, serta memperkuat peran mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Integrasi Pemikiran Kritis, Inovasi Sosial, dan Kapabilitas Entrepreneurial Berkelanjutan dalam Kerangka Pembangunan Inklusif dan Pencapaian SDGs Indonesia,”

Eksphoria 2026 menghadirkan berbagai sub kegiatan yang edukatif dan partisipatif.

Pertama berupa Seminar Ekonomi Syariah yang menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan keilmuan serta memperkuat pemahaman peserta terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Terdapat kompetisi Business Plan dan Essay yang diikuti 359 peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang berhasil lolos hingga tahap semifinal. “Kompetisi ini bertujuan mengasah daya kritis, kreativitas, serta kemampuan peserta dalam merumuskan gagasan dan solusi inovatif berbasis ekonomi syariah,” jelasnya.

Eksphoria 2026 ini menghadirkan Bazar UMKM Halal sebagai sarana pemberdayaan pelaku usaha lokal. Melalui bazar ini, pelaku UMKM dapat mempromosikan produk halal dan memperluas jangkauan pasar. “Ini menjadi bentuk implementasi nyata nilai-nilai ekonomi syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi produk halal,” paparnya.

Sebagai penutup, kegiatan dikemas melalui konser musik dan pertunjukan seni bertajuk Futura Innovation Hub dengan menghadirkan Artist dari Kalé, Elbaji dan Glacier Term. Konser ini dirancang sebagai media hiburan bernilai positif yang tetap berlandaskan prinsip syariah. “Melalui pendekatan ini, ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai konsep akademik, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat modern,” ujarnya.

Kehadiran Eksphoria 2026 dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia yang dinilai mampu menjawab tantangan ekonomi modern, seperti ketimpangan sosial dan kebutuhan akan sistem ekonomi yang berkeadilan. “Mengingat tingkat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda masih perlu ditingkatkan,” paparnya.

Dengan adanya Eksphoria 2026, diharapkan terbangun sinergi antara edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan hiburan yang mampu meningkatkan literasi ekonomi syariah, menumbuhkan jiwa kewirausahaan halal, serta memperkuat peran mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *