UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

UIN, Siapkan Sarjana Berbasis Ma’had

[www.uinsgd.ac.id] UIN SGD Bandung siap mencetak lulusan yang menguasai dan mahir membaca, tulis Al-Quran, Kitab Kuning, Bahasa Arab-Inggris dan Teknologi Informasi. “Dengan melihat tradisi Ma’had Al-Jamiah yang mewajibkan santrinya baca, tulis Al-Quran, Kitab Kuning, Bahasa Arab-Inggris dan Teknologi Informasi. Kampus UIN SGD Bandung siap mencetak Sarjana berbasis Ma’had,” ungkap Prof. Dr. H. Moh. Najib, M.Ag., Wakil Rektor IV UIN SGD Bandung saat memberikan sambutan dalam acara prosesi Wisuda dan pemberian ijazah (Haflah Al-Takhrij) yang diikuti 129 santri putri yang diselenggarakan di Aula Rektorat, Gedung Al-Jamiah, Minggu (16/6).

Kehadiran Ma’had ini dilatar belakangi atas siswa yang masuk ke kampus yang tidak memiliki kemampuan membaca, tulis Al-Quran, Kitab Kuning, Bahasa Arab-Inggris. “Solusi atas permasalahan itu dengan melahirkan Ma’had Ali atau Al-Jami’ah yang berusaha memadukan konsep Pesantren. Pesantren di Perguruan Tinggi ini terlihat dari modifikasi, kualitas dan pengembangannya, tapi subtansinya sama,” tegasnya.

Wakil Rektor IV ini berharap setelah lulus dari Ma’had untuk tetap melanjutkan dan membiasakan segala perbuatan baik yang telah diperaktikan di Ma’had. “Carilah ilmu dan berusaha untuk mengamalkan dan menyampaikanya kepada orang lain. Untuk itu segala kebiasaan baik disini, setelah lulus dari Ma’had jangan ditinggalkan. Akan tetapi harus terus dibiasakan dan dilanjutkan,” pesannya.

Ketua Satuan Pemeriksa Intern (SPI) mengingatkan kepada seluruh lulusan Ma’had untuk tetap belajar dan mencari ilmu. “Ilmu yang kita peroleh akan bermanfaat dan barokah jika kita sunggung-sungguh belajar; Pertama, dari Ustadz. Kedua, belajar sepanjang zaman,” sambungnya.

“Untuk itu, saya berharap, kita semua tetap senantiasa semangat dalam mencari ilmu. Jangan mudah merasa puas dan tetap teruskan tradisi di Ma’had ini sampai meraih sarjana. Dengan begitu, kampus akan mampu melahirkan Sarjana berbasis Ma’had,” pungkasnya. [Ibn Ghifarie]