UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Rektorat Berkomitmen untuk Peningkatan Fasilitas Akademik

[uinsgd.ac.id] Menanggapi aksi tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa KPI (Komunikasi Penyiaran Islam) Bersatu tentang fasilitas pembelajaran dan laboratorium dengan tuntutan; Pertama, Realisasikan janji pengadaan Laboratorium praktik mahasiswa KPI berupa TV dan Radio. Kedua, Kejelasan orientasi lulusan KPI secara profesional. Ketiga, Konsisitensi dan konkretisasi kebijakan Rektorat terkait pengadaan fasilitas KPI yang sudah dijanjikan. Keempat, Menagih hak kami yang selama ini terabaikan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Rektorat yang diwakili oleh Pembatu Rektor (Purek) III bidang Kemahasiwaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, MT berjanji dan mendukung atas segala tuntutan mahasiswa yang berakitan peningkatan kualitas mahasiswa. Salah satunya dengan membuat radio sementara dalam waktu seminggu.Di hadapan pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 100 orang tepat di depan gedung Al-Jamiah yang didampingi Dr. Ujang Saefullah, M.Si (Pembantu Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi), Drs. Dadan Suherdiana, M.Ag (Ketua Jurusan KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi).

Ali berjanji “Secara pribadi saya merasa bangga memiliki mahasiswa yang kritis terhadap segala kebijakan Kampus karena menunjukan keaktifanya dalam proses belajar mengajar. Untuk tuntutan laboratorium praktik berupa radio, dalam waktu seminggu akan ada radio sementara untuk menunjang perkualiahn yang tidak hanya mengandalkan teori, tapi praktik” tegasnya, Rabu (14/3) siang.

Oleh karena itu, berikan waktu kepada kami untuk mewujudkan radio sementara ini “Karena keberadaan radio permanen akan diselaraskan dengan pembangunan kampus dan pada tahun 2012 akan selesai. Tentunya radio pemnanen ini bisa dipakai oleh mahasiswa karena memang untuk mahasiswa.

“Menanggapi tuntutan mahasiswa yang menginginkan kehadiran radio permanen, Ujang menambahkan “Mudah-mudahan kedepannya radio permanen ada dan untuk sementara kehadiran radio sementara ini bisa menjadi pembelajar bagi mahasiswa” tegasnya.

Bagi Ridwan, Koordinator aksi Gerakan Mahasiswa KPI Bersatu ini untuk mengembalikan hak kami “Sejak berdiri jurusan KPI dari tahun 1994 sampai 2012 tidak memiliki laboratorium TV dan Radio. Padahal belajar yang mengandalkan teori di kelas dan tidak dibarengi dengan praktek nonsen” keluhnya.

Untuk itu, penyaluran bakat dan minat dalam bidang penyiaran yang sejatinya menjadi cord gerakan dan skill mahasiswa KPI.Saat ditanya soal janji Rektorat yang akan membuat radio sementara dalam waktu seminggu ia menuturkan “Jika janjinya tidak ditepati maka kami akan melakukan aksi selam seminggu dengan jumlah yang lebih besar dari aksi hari sekarang” pungkasnya.*** [Ibn Ghifarie]