UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Panitia Lokal SNMPTN, Lakukan Registrasi Peserta Undangan

Mengantipasi kutu loncat, panitia lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melakukan registrasi bagi peserta jalur undangan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN hari ini, Selasa (31/5).

 

Dalam keterangan persnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, registrasi dilakukan hari ini dan besok, Rabu (1/6) mulai pukul 8 pagi. “Pelaksanaannya sengaja berbarengan waktunya dengan ujian tertulis SNMPTN untuk mencegah adanya kutu loncat”, ungkapnya kepada wartawan di Gedung Labtek V ITB Jalan Ganeca Bandung, Selasa (31/5).

 

Selain mencegah ‘kutu loncat’, pelaksanaan registrasi peserta SNMPTN 2011 jalur undangan dilakukan untuk mengoleksi informasi sebenarnya mengenai data calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Pasalnya dari jalur undangan ini ada sebagian yang masuk program bidik misi dan kami tidak mau salah sasaran”, tambah Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata pada acara yang sama.

 

Pada tahun ini, Unpad menerima sekitar 900 calon mahasiswa dari jalur undangan, UPI Bandung sebanyak 1.050, ITB sebanyak 1.979 dan UIN SGD Bandung sebanyak 94 calon mahasiswa.

 

Sementara itu, siang tadi sempat terjadi antrean kendaraan di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jalan Cikutra dan Jl. PHH Mustofa. Meski demikian jajaran kepolisian telah mengantispasi dengan menerjunkan sedikitnya 555 personil yang tersebar di titik-titik yang menjadi tempat SNMPTN.

 

“Kami menurunkan 555 personel untuk mengawal jalannya ujian SNMPTN. Ke-555 anggota itu berasal dari Polrestabes ditambah dari polsek-polsek di wilayah Kota Bandung”, kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

 

Menurutnya, pengamanan ujian akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. “Penjagaan akan dimulai dari Selasa pagi. Maksudnya pengamanan terbuka adalah pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian berseragam lengkap. Sedangkan pengamanan tertutup dilakukan petugas kepolisian berpakaian sipil”, katanya.

 

Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, kata Endang, SNMPTN diikuti 35.248 peserta. Kegiatan ujian akan dibagi dua bagian yaitu tertulis dan keterampilan. (Lanie) [BedaNews, 31 Mei 2011]

Mengantipasi kutu loncat, panitia lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melakukan registrasi bagi peserta jalur undangan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN hari ini, Selasa (31/5).

 

Dalam keterangan persnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, registrasi dilakukan hari ini dan besok, Rabu (1/6) mulai pukul 8 pagi. “Pelaksanaannya sengaja berbarengan waktunya dengan ujian tertulis SNMPTN untuk mencegah adanya kutu loncat”, ungkapnya kepada wartawan di Gedung Labtek V ITB Jalan Ganeca Bandung, Selasa (31/5).

 

Selain mencegah ‘kutu loncat’, pelaksanaan registrasi peserta SNMPTN 2011 jalur undangan dilakukan untuk mengoleksi informasi sebenarnya mengenai data calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Pasalnya dari jalur undangan ini ada sebagian yang masuk program bidik misi dan kami tidak mau salah sasaran”, tambah Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata pada acara yang sama.

 

Pada tahun ini, Unpad menerima sekitar 900 calon mahasiswa dari jalur undangan, UPI Bandung sebanyak 1.050, ITB sebanyak 1.979 dan UIN SGD Bandung sebanyak 94 calon mahasiswa.

 

Sementara itu, siang tadi sempat terjadi antrean kendaraan di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jalan Cikutra dan Jl. PHH Mustofa. Meski demikian jajaran kepolisian telah mengantispasi dengan menerjunkan sedikitnya 555 personil yang tersebar di titik-titik yang menjadi tempat SNMPTN.

 

“Kami menurunkan 555 personel untuk mengawal jalannya ujian SNMPTN. Ke-555 anggota itu berasal dari Polrestabes ditambah dari polsek-polsek di wilayah Kota Bandung”, kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

 

Menurutnya, pengamanan ujian akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. “Penjagaan akan dimulai dari Selasa pagi. Maksudnya pengamanan terbuka adalah pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian berseragam lengkap. Sedangkan pengamanan tertutup dilakukan petugas kepolisian berpakaian sipil”, katanya.

 

Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, kata Endang, SNMPTN diikuti 35.248 peserta. Kegiatan ujian akan dibagi dua bagian yaitu tertulis dan keterampilan. (Lanie) [BedaNews, 31 Mei 2011]

Mengantipasi kutu loncat, panitia lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melakukan registrasi bagi peserta jalur undangan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN hari ini, Selasa (31/5).

 

Dalam keterangan persnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, registrasi dilakukan hari ini dan besok, Rabu (1/6) mulai pukul 8 pagi. “Pelaksanaannya sengaja berbarengan waktunya dengan ujian tertulis SNMPTN untuk mencegah adanya kutu loncat”, ungkapnya kepada wartawan di Gedung Labtek V ITB Jalan Ganeca Bandung, Selasa (31/5).

 

Selain mencegah ‘kutu loncat’, pelaksanaan registrasi peserta SNMPTN 2011 jalur undangan dilakukan untuk mengoleksi informasi sebenarnya mengenai data calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Pasalnya dari jalur undangan ini ada sebagian yang masuk program bidik misi dan kami tidak mau salah sasaran”, tambah Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata pada acara yang sama.

 

Pada tahun ini, Unpad menerima sekitar 900 calon mahasiswa dari jalur undangan, UPI Bandung sebanyak 1.050, ITB sebanyak 1.979 dan UIN SGD Bandung sebanyak 94 calon mahasiswa.

 

Sementara itu, siang tadi sempat terjadi antrean kendaraan di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jalan Cikutra dan Jl. PHH Mustofa. Meski demikian jajaran kepolisian telah mengantispasi dengan menerjunkan sedikitnya 555 personil yang tersebar di titik-titik yang menjadi tempat SNMPTN.

 

“Kami menurunkan 555 personel untuk mengawal jalannya ujian SNMPTN. Ke-555 anggota itu berasal dari Polrestabes ditambah dari polsek-polsek di wilayah Kota Bandung”, kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

 

Menurutnya, pengamanan ujian akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. “Penjagaan akan dimulai dari Selasa pagi. Maksudnya pengamanan terbuka adalah pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian berseragam lengkap. Sedangkan pengamanan tertutup dilakukan petugas kepolisian berpakaian sipil”, katanya.

 

Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, kata Endang, SNMPTN diikuti 35.248 peserta. Kegiatan ujian akan dibagi dua bagian yaitu tertulis dan keterampilan. (Lanie) [BedaNews, 31 Mei 2011]

Mengantipasi kutu loncat, panitia lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melakukan registrasi bagi peserta jalur undangan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN hari ini, Selasa (31/5).

 

Dalam keterangan persnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, registrasi dilakukan hari ini dan besok, Rabu (1/6) mulai pukul 8 pagi. “Pelaksanaannya sengaja berbarengan waktunya dengan ujian tertulis SNMPTN untuk mencegah adanya kutu loncat”, ungkapnya kepada wartawan di Gedung Labtek V ITB Jalan Ganeca Bandung, Selasa (31/5).

 

Selain mencegah ‘kutu loncat’, pelaksanaan registrasi peserta SNMPTN 2011 jalur undangan dilakukan untuk mengoleksi informasi sebenarnya mengenai data calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Pasalnya dari jalur undangan ini ada sebagian yang masuk program bidik misi dan kami tidak mau salah sasaran”, tambah Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata pada acara yang sama.

 

Pada tahun ini, Unpad menerima sekitar 900 calon mahasiswa dari jalur undangan, UPI Bandung sebanyak 1.050, ITB sebanyak 1.979 dan UIN SGD Bandung sebanyak 94 calon mahasiswa.

 

Sementara itu, siang tadi sempat terjadi antrean kendaraan di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jalan Cikutra dan Jl. PHH Mustofa. Meski demikian jajaran kepolisian telah mengantispasi dengan menerjunkan sedikitnya 555 personil yang tersebar di titik-titik yang menjadi tempat SNMPTN.

 

“Kami menurunkan 555 personel untuk mengawal jalannya ujian SNMPTN. Ke-555 anggota itu berasal dari Polrestabes ditambah dari polsek-polsek di wilayah Kota Bandung”, kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

 

Menurutnya, pengamanan ujian akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. “Penjagaan akan dimulai dari Selasa pagi. Maksudnya pengamanan terbuka adalah pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian berseragam lengkap. Sedangkan pengamanan tertutup dilakukan petugas kepolisian berpakaian sipil”, katanya.

 

Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, kata Endang, SNMPTN diikuti 35.248 peserta. Kegiatan ujian akan dibagi dua bagian yaitu tertulis dan keterampilan. (Lanie) [BedaNews, 31 Mei 2011]

Mengantipasi kutu loncat, panitia lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melakukan registrasi bagi peserta jalur undangan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN hari ini, Selasa (31/5).

 

Dalam keterangan persnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, registrasi dilakukan hari ini dan besok, Rabu (1/6) mulai pukul 8 pagi. “Pelaksanaannya sengaja berbarengan waktunya dengan ujian tertulis SNMPTN untuk mencegah adanya kutu loncat”, ungkapnya kepada wartawan di Gedung Labtek V ITB Jalan Ganeca Bandung, Selasa (31/5).

 

Selain mencegah ‘kutu loncat’, pelaksanaan registrasi peserta SNMPTN 2011 jalur undangan dilakukan untuk mengoleksi informasi sebenarnya mengenai data calon mahasiswa jalur undangan.

 

“Pasalnya dari jalur undangan ini ada sebagian yang masuk program bidik misi dan kami tidak mau salah sasaran”, tambah Rektor UPI Bandung Sunaryo Kartadinata pada acara yang sama.

 

Pada tahun ini, Unpad menerima sekitar 900 calon mahasiswa dari jalur undangan, UPI Bandung sebanyak 1.050, ITB sebanyak 1.979 dan UIN SGD Bandung sebanyak 94 calon mahasiswa.

 

Sementara itu, siang tadi sempat terjadi antrean kendaraan di beberapa titik di kota Bandung seperti di Jalan Cikutra dan Jl. PHH Mustofa. Meski demikian jajaran kepolisian telah mengantispasi dengan menerjunkan sedikitnya 555 personil yang tersebar di titik-titik yang menjadi tempat SNMPTN.

 

“Kami menurunkan 555 personel untuk mengawal jalannya ujian SNMPTN. Ke-555 anggota itu berasal dari Polrestabes ditambah dari polsek-polsek di wilayah Kota Bandung”, kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

 

Menurutnya, pengamanan ujian akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. “Penjagaan akan dimulai dari Selasa pagi. Maksudnya pengamanan terbuka adalah pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian berseragam lengkap. Sedangkan pengamanan tertutup dilakukan petugas kepolisian berpakaian sipil”, katanya.

 

Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, kata Endang, SNMPTN diikuti 35.248 peserta. Kegiatan ujian akan dibagi dua bagian yaitu tertulis dan keterampilan. (Lanie) [BedaNews, 31 Mei 2011]