UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Ma’had Al-Jamiah Gelar Haflah Takhrij ke-4

[www.uinsgd.ac.id] Direktur Ma’had al-Jamiah Univesitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Dr. H. Izzuddin Musthafa, MA melepas 1.00 Wisudawati ke-4 dalam acara Haflah Takhrij di Audiotorium UIN SGD Bandung, Ahad  (15/6). Dengan adanya Haflah Takhrij ke-4 ini, Ma’had al-Jamiah UIN Bandung diharapkan mampu memberikan pembinaan dalam bahasa Arab, bahasa Inggris dan berusaha mencetak akhlakul karimah.

Dr. Izzudin mengatakan dalam sambutannya bahwa Ma’had Al-jamiah ini merupakan “Solusi dari kondisi input mahasiswa UIN dari berbagai latar belakang  pendidikan sebelumnya, sehingga program-program yang ada di Ma’had ini memberikan pembekalan untuk mahasiswa baru dalam bahasa Arab dasar dan bahasa Inggris dasar termasuk kajian Kitab Turast,” tegasnya.

Selain program pembelajaran yang formal, “Pembinaan juga dititik tekankan dalam pembentukan Akhlak Al-karimah seperti pembiasaan dalam Amaliayah-amaliyah Solih seperti membiasakan Shalat malam, membaca Qur’an, Shalat berjamaah, Puasa Senin-Kamis dan lain halnya. Program-program Ma’had itu tertuang dalam selogan Ma’had yaitu Hold the World by Arabic, Englidsh and Al-Akhlak al-Karimah,” jelasnya.

Direktur Ma’had pun menyampaikan apresiasi kepada semua Wiudawati yang telah dilantiknya ini.  “Selamat kepada Wisudawati Ma’had Al-Jamiah. Semoga setelah keluar dari Ma’had ilmu dan kebiasaan yang di dapat bermanfaat,” pesannya

Haflah Takhrij ini dihadiri oleh seluruh orang tua Santri yang datang dari masing-masing daerahnya. Dengan antusias menyaksikan prosesi Haflah Takhrij ini. Wahyudi, salah satu perwakilan Wali Santri dari Nur Azmi mengatakan ”Acara Haflah ini merupakan acara yang megah, meriah dan penuh khidmat,” komentarnya.

Wahyu juga menyampaikan, “Ucapan terimakasih kepada seluruh pengelola Ma’had yang telah membina dan mendidik anak-nak Santrinya dengan baik. Semoga mendapatkan balasan dari Allah Swt. Amien,”

Kemeriahan Haflah Takhrij ini memang dibuat oleh seluruh Santri dan Mudabiroh meraka bahu membahu menyukseskan acara Haflah Takhrij tersebut, dari mulai upacara adat yudisium, tari merak modern, marawis, akustik, dan paduan suara di persiapkan dalam memeriahkan Haflah Takhrij ini.

Di akhir acara Syaikh Ma’had al-Jamiah Dr. KH. Badruzzaman M. Yunus, MA memberikan Taushiah. “Salah satu pesannya, maksimalkan potensi atau modal yang dimiliki oleh kita semua. Semua orang diberikan potensi hanya bagaimana kita mengelola dan memaksimalkan potensi yang dimiliki itu,” pungkasnya. [Wahyu Saripudin]