UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

LIKM Harapkan Punya Laboratorium Bisnis

[www.uinsgd.ac.id] Lembaga Inkubasi Kewirausahaan Mahasiswa (LIKM) tak bosan untuk menggodog calon pengusaha dari UIN Bandung. Hal ini terus dilakukan oleh salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan mahasiswa UIN Bandung. Seperti yang disampaikan oleh Alin, Ketua Umum UKM LIKM di sela-sela kegiatan Seminar Kewirausahaan di Aula Fakultas Syari’ah lt 4, Rabu (15/05/2013).

Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM tersebut adalah melalui pelatihan-pelatihan dan seminar sebagai media transfer pengetahuan tentang kewirausahaan. Seperti halnya seminar yang diselenggarakan tersebut, Rif’at, Sekum LIKM mendapatkan pencerahan dari Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaaan, Prof. Dr. Ali Ramdhani, ST.

Menurut mahasiswa Jurusan Manajemen tersebut mengatakan bahwa seperti yang disampaikan oleh Pak Ali, seorang pengusaha atau calon pengusaha harus mampu berfikir out of the box,  berfikir berbeda dari kebanyakan orang.

“LIKM sebetulnya hanya wadah, tidak memfasilitasi, tapi kita berikan pelatihan-pelatihan tentang kewirausahaan, kita juga mewadahi mahasiswa untuk melakukan company visit ke UKM-UKM yang sudah berhasil untuk merangsang jiwa entrepreneur mahasiswa,”ujar Ali.

Menurutnya pelatihan-pelatihan tersebut lebih diarahkan ke pelatihan kewirausahaan bisnis kreatif. Namun dalam pandangan Alin, LIKM selama ini belum bisa aplikatif karena tidak memiliki lembaga bisnis sendiri seperti Koperasi Mahasiswa (Kopma). Alin berharap, ke depan LIKM dapat difasilitasi oleh pihak Rektorat agar memiliki Laboratorium bisnis sendiri, sebuah tempat bisnis untuk pembelajaran bisnis mahasiswa.

LIKM sendiri dalam kepengurusan 2012-2013 sudah memiliki sekitar 10 orang yang terjun ke dunia usaha, diantara mereka bahkan sudah ada yang membiayai kuliah sendiri dari hasil usahanya. Menurut Rif’at, diantara mereka ada yang terjun ke usaha retail, distributor batik, onlineshop pakaian wanita, outlet bola, jasa revarasi elektronik, sampai kuliner eskrim goreng.

Pada kesempatan seminar tersebut, yang tak kurang dihadiri oleh seratusan mahasiswa, LIKM menghadirkan pengusaha Rumah Makan Ayam Laos, Topan B. Umbara. Kehadiran Topan tidak lain untuk mengubah pola pikir mahasiswa agar memiliki pola pikir entrepreneur. Acara tersebut dibuka langsung oleh Pembantu Rektor III, Prof. Dr. Ali Ramdhani, ST., MT yang sekaligus memberikan motivasi dan pencerahan.

Selain Seminar Wirausaha yang mengusung tema “Be The True Moslem Entrepreneur”, bekerjasama dengan Komunitas Wirausaha Muda Syari’ah, LIKM menggelar Basar selama 5 hari selama 24 jam di Gazebo Fakultas Syari’ah.***[Dudi]