UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Hapal 30 juz dapat Tiket Umroh

[www.uinsgd.ac.id] Upaya mencetak lulusan UIN SGD Bandung yang hafal Al-Qur’an minimal juz 30 berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN SGD Bandung Nomor: Un.05/A/KP.06.7/012/2012 tentang Mahasiswa UIN SGD Bandung diwajibkan hapal Al-Qur’an minimal 1 (satu) juz sebelum Sidang Munaqosah, pihak Rektorat berjanji akan memberikan tiket umroh bagi mahasiswa yang hafal 30 juz. “Untuk itu, kepada siapa saja mahasiswa yang hafal 30 juz, Rektorat akan memberikan tiket umroh ke Mekah dan yang hafal 20, 15, 10 juz akan diberikan kepadanya beasiswa tanpa melihat prestasi akademik atau IPKnya karena Al-Quran merupakan sumber utama umat Islam dan Al-Qur’an itu memuat segala ilmu pengetahua” ungkap Rektor Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH, M. Hum saat membuka Pelatiahn Tahsin Tilawah dan Tahfidz Al-Quran Fakultas Sains dan Teknologi (Sainstek) angkatan 2007, 2008 di Mesjid Iqomah UIN SGD Bandung, Kamis (3/5)

Rektor mengucapkan terimakasih atas sambutan Fakultas Sainstek yang ikut mensosialisaikan dan menciptakan lulusan UIN SGD Bandung yang hafal Al-Qur’an. “Saya mengucapkan terimakasih dan merasa bangga karena usaha menciptakan lulusan yang hafal Al-Qur’an ini dimuai dari Fakultas Sains dan Teknologi. Mudah-mudahan bisa menjadi kebanggaan bersama dan perbedaan dengan lulusan lain yang hanya menguasai Sains dan Teknologi, tetapi lulusan kita harus pandai menghafal Al-Qur’an” harapanya

Bagi Dekan, Dr. H. M. Subandi, Drs. Ir. MP. kehadiran pembukaan pada bimbingan intensif tahfidz Al-Quran ini “Merupakan efek positif dari Surat Keputusan Rektor tentang lulusan UIN SGD Bandung yang harus menguasai zuj 30 yang akan diberlakukan sejak tanggal 1 September 2012” tegasnya

“Produk pertama dari gagasan Rektor dalam mencetak lulusan UIN SGD Bandung yang hafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan menjadi amal ibadahnya dan berusaha menciptakan kampus yang benar-benar Islami dengan melahirkan pemikir-pemikir muslim seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd dan lain-lain” jelasnya

Namun, Ketua Pelaksana, Gugun Sumarna MA, mengingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk tidak dijadikan beban hafal juz 30 . “Jangan dipandang sebagai beban SK Rektor tentang kelulusan yang harus hafal juz 30, tapi mari kita sambut dengan cara yang baik karena ini merupakan bagian terpenting dari skill lulusan UIN SGD Bandung yang perlu dibanggakan” tuturnya

Perlu diketahui Al-Qur’an merupakan sumber pijakan dalam menjalankan kehidupan. “Kalau perlu kita hafal 30 juz, tidak hanya membaca falak binas saat menjadi Imam shalat” saranya

Bimbingan intensif tahfidz Al-qur’an ini, Fakultas Sainstek bekerjasama dengan Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Unit Pelayanan Tilawah Qur’an akan dilaksanakan dari mulai bulan Mei sampai Juli dengan pembagian 20 kelompok. Tati Ratnasih, staf Tata Usaha menuturkan “Bimbingan intensif ini dibagi kedalam 20 kelompok dengan 20 tutor dan 9 pembimbing. Untuk setiap kelompoknya terdiri dari 32 orang dan jumlah seluruhnya yang mengikuti tahfid Quran ini sekitar 561 orang” pungkasnya [Ibn Ghifarie]