UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tim SIP UIN SGD Bandung Ikuti Soccer Robot Competition Technocorner 2018

[www.uinsgd.ac.id] Tim Sistem Informasi Pegawai (SIP) Kepegawaian UIN SGD Bandung, Iman Sulaeman dan Irawan Febrianto mengikuti Soccer Robot Competition Technocorner 2018 yang digelar Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada bersama dengan Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi di KPFT Selasar Utara dan Selatan, Sabtu-Minggu (10-11/03).

Cabang lomba Soccer adalah cabang lomba robot untuk memainkan pertandingan sepak bola. Satu tim terdiri dari maksimal dua buah robot. Robot dari setiap tim didesain sedemikian rupa untuk bertahan dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Tim yang mampu memenangkan satu pertandingan adalah tim yang mampu mencetak gol paling banyak ke gawanglawan. Untuk melakukan pertandingan di atas, robot harus dikendalikan secara otomatis atau manual nirkabel dari luar lapangan pertandingan.

Tim terdiri dari maksimal tiga orang yang berasal dari institusi yang sama. Setiap tim terdiri dari maksimal 2 buah robot.

Spesifikasi Robot, pertama, ukuran setiap robot maksimal (panjang x lebar x tinggi) 150mm x 150mm x 200mm. Selama pertandingan robot tidak diperkenankan melebihi ukuran tersebut serta tidak diperbolehkan membelah/memisah menjadi dua atau lebih bagian.Kedua, Robot masing-masing tim diberi label dengan warna sama dan penomoran bebas. Label ini dipasangkan di atas robot dan harus jelas terlihat dari radius 1,5 meter. Ketiga, Berat maksimal setiap robot adalah 2kg. Keempat, Robot diperkenankan diberi bagian penggiring bola. Penggiring bola tersebut tidak boleh melebihi 40% dari ukuran bola yaitu 70mm. Dengan kata lain 60% dari bola ttidak berada pada robot. Penggiring Tidak diperkenankan untuk menjepit dan/atau menghalangi bola. Kelima, Robot direkomendasikan memiliki penendang dengan sistem penendang yang tidak boleh melebihi ukuran maksimal robot. Penendang tidak diperkenankan menggunakan peniup. Penendang akan sangat membantu peserta pada saat tendangan penalti. Keenam, Tegangan maksimal pada setiap robot adalah 12 Volt. Ketujuh, Robot tidak diperkenankan menggunakan perekat (double tape, lem atau jenis perekat lainnya).

Untuk Spesifikasi lapangan pertandingan berukuran (panjang x lebar) 3m x 1,75m. Lapangan terbuat dari karpet flannel berwarna hijau. Lapangan pertandingan adalah permukaan yang datar, sehingga jika bola diletakan di atasnya tidak menggelinding. Alas lapangan terbuat dari kayu. Di pinggir lapangan diberikan tembok kayu (sekitar 12 cm) sebagai pembatas agar bola dan robot tidak keluar lapangan. Garis lapangan berwarna putih seperti pada gambar dengan tebal 30mm. Garis-garis utama lapangan terdiri dari kotak penalti, lingkaran dan garis pusat, dan garis gawang.

Menurut Iman Sulaeman, “Alhamdulillah tim Staff_UIN_Soccer bisa mengikuti Technocorner 2018, ajang kompetisi teknologi tingkat nasional cabang lomba robot untuk memainkan pertandingan sepak bola yang diikuti oleh 20 peserta. Saya masuk grup B yang terdiri dari tim D’players, Tesla Mugiwara, Lascaux, Staff_UIN_Soccer dan Ontaki,” paparnya.  

Pada saat melawan tim Tesla Mugiwara, “Alhamdulillah tim Staff_UIN_Soccer menang melawan tim Tesla Mugiwara dengan skor 2-1, menang melawan tim D’players dengan skor 3-0, dan kalah melawan tim Lascaux dengan skor 0-2, kalah melawan tim Ontaki dengan skor 1-3, ” tegasnya.

Kendati tak meraih juara pada Technocorner 2018, Iman berharap “Selanjutnya pengennya ikut semua kejuaraan robot yang ada. Pastina mah akan lebih mempersiapkan lagi. Bukan hanya soccer robot aja, tapi semua jenis lomba yang lain kaya rescue robot, bahkan Internet of Things Dev Competotion (IoT Dev Comp). Intinamah sekarang udah tau hal apa aja yang harus dipersiapkan agar robot kita bisa juara,” pungkasnya. []