UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Pendidikan Karakter, Pondasi Peradaban

[www.uinsgd.ac.id] Penguatan pendidikan karakter (PPK) di dalam pembelajaran menjadi pondasi dan kunci penting untuk membangun peradaban bangsa. Karakter yang harus diperkuat dalam penerapan pendidikan di Indonesia yakni nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas.

Pernyataan tersebut disampaikan pelaksana tugas (Plt) Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed. di hadapan 120 Mahasiswa Jurusan PGMI UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi peserta studi visit di Aula FTK, Kampus II, Jl. Cimencrang, Panyileukan, Senin (03/09).

Mahasiswa dari program studi Program Guru Madrasah Ibtidaiah (PGMI) itu mengikuti Seminar Bersama bertajuk “Pengintegrasian Pemanduan Kegiatan Kelas” yang menghadirkan narasumber Drs. Anas Salahudin, M.Pd, Ketua Asosiasi Jurusan PGMI se-Indonesia.

“Untuk mewujudkan gerakan penguatan pendidikan karakter itu perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan,” jelas Aan.

Menurutnya, cara pengintegrasian dapat dilakukan berupa: pertama, pemanduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas); kedua, pemanduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; ketiga, pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Aan berharap dengan adanya Seminar ini dapat meningkatakan kerjasama pengembangan pendidikan dan penelitian dalam bidang pendiidkan dasar. Pada penguatan literasi teknologi informasi dan penguatan karakter siswa,” jelasnya.

Sementara Ketua PGMI UIN STH Jambi, Dr. H. Mahludin. M.Pd.I menjelaskan seminar ini menjadi momentum bersama antar UIN STH Jambi dengan UIN SGD Bandung dalam menguatkan pendidikan karakter sebagai ruh utama dalam membangun kualitas pendidikan di Indonesia.

Senada dengan Aan, Mahludin menegaskan kelima nilai karakter utama (religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong) yang menjadi prioritas itu dapat menjadi penggerak penguatan pendidikan karakter (PPK) “Saya berharap mudah-mudahan dengan adanya silaturmi dan seminar bersama ini keberadaan jurusan PGMI di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguran dapat memberikan andil yang besar untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. 

Sumber, Galamedia 5 September 2018