Yuk Intip Kisah Sukses Tim Perpustakaan UIN Bandung Raih Juara Terbaik di Program SEALNet Project Indonesia 2025

UINSGD.AC.ID (Humas) — Tim Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati berhasil meraih penghargaan Winner for The Best Group dalam ajang Southeast Asian Leadership Network (SEALNet) Project Indonesia 2025 bertajuk Read to Lead.

Tim delegasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung terdiri atas Novella Astri, S.IIP selaku pustakawan, Oktavia Laila Nurjaya dari Program Studi Sosiologi, Sopi Dwi Sanubari dari Program Studi Pendidikan Agama Islam. Ketiganya membawa gagasan dan program unggulan bertajuk KLASIK (Kelas Literasi Asik).

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendorong inovasi literasi, kepemimpinan, serta pengembangan budaya baca di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Program ini berfokus pada penguatan literasi melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan menyenangkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat baca sekaligus memperluas pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran.

Perjalanan tim dalam kompetisi ini berlangsung cukup panjang. Dengan berbagai tahapan seleksi dan pendampingan sejak Juni 2025 hingga puncaknya pada Closing Group Presentation yang digelar pada Jumat (10/4/2026).

Kepala Pusat Perpustakaan, Prof. Dr. Agus Abdul Rahman, S.Psi., M.Psi., CIPP., Psikolog menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, prestasi yang membanggakan ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pengembangan literasi di tingkat nasional maupun regional,” tegasnya, Sabtu (18/4/2026).

Ke depan, program yang diinisiasi tim diharapkan dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi peningkatan layanan serta pemanfaatan perpustakaan yang lebih baik di masa mendatang.

Begini Kisah di Balik Kesukaannya

Pertengahan Mei 2025 ada undangan dari Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Jawa Timur yang kerja sama dengan SEALNet (South East Asian Leadearship Network) mengajak perpustakaan FPPTI wilayah Jawa Barat untuk mengikuti Program Sertifikasi yang menginisiasi Literasi berbasis Kepemimpinan.

Tujuannya untuk memberdayakan pustakawan dan mahasiswa dalam mengembangkan proyek literasi di kampus. Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati mengirimkan 1 tim yaitu Novella Astri,S.IIP dan 2 mahasiswa yang merupakan Library Agent (komunitas perpustakaan) bernama Sopi Dwi Sanubari (Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, FTK) dan Oktavia Laila Nurjaya (Mahasiswa Prodi Sosiologi, Fisip) dengan dukungan penuh dari Pimpinan Unit dan Pimpinan Universitas.

Kami mengajukan proposal dengan tema “Dissemination Information through with Class Literacy” dan menamai program Literasi kami dengan “Klasik (Kelas Literasi Asik), diseleksi melalui proses administrasi dan persentasi proyek secara daring bersama tim FPPTI Jatim pada 13 Juni 2025.

17 Juni 2025 diumumkan yang lolos tahap coaching dan mentoring yaitu Universitas Hayam Wuruk Surabaya, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Budi Dharma, dan Universitas Multimedia Nusantara.

Kami mendapat coaching class dengan mentor dari berbagai Negara ASEAN ada Benny dari Thailand, Phuong Anh dari Vietnam, Rey Mark Cabrera dari Filipina, Chloe dari Singapura, Min K dari Myanmar dan Hestia dari Indonesia.

Mereka merupakan penggiat literasi di negaranya masing-masing yang sudah pernah membuat proyek literasi dan berbagi pengalaman serta membantu kami mengasah kembali proyek literasi kami melalui kelas daring dari 17-29 Juni 2025.

Pada bulan Juli kami dikumpulkan di Jakarta seluruh peserta dan para mentor untuk Coaching Class secara luring dari 15-20 Juli untuk mengasah kemampuan, melakukan studi banding ke beberapa perpustakaan seperti Perpus DKI Jakarta (Perpus Taman Ismail Marzuki) dan perpus Universitas Indonesia, sharing seasons dengan beberapa komunitas baca di Jakarta, hingga mempererat kebersamaan tim untuk kelancaran proyek literasi.

Tim Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati mendapat mentor Rey Mark Cabrera dari Filipina untuk membantu penguatan program literasi yang diusung, namun karena kondisi kesehatannya yang menurun kami ditukar mentor dengan Hestia merupakan seorang penggiat literasi “Silent Reading” yang juga seorang Duta Baca.

Selesai pertemuan di Jakarta kami kembali ke kampus masing-masing untuk melakukan implementasi proyek literasi yang telah disusun sejak awal hingga penyempurnaan selama coaching dengan mentor.

Program Klasik (Kelas Literasi Asik) diusung berjalan 2 bulan sekali, dengan kelas pertama berjudul “Workshop Pemanfaatan Reference Manager Tools Zotero” dengan Narasumber pustakawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yaitu L.Nailah Hanum Hanany, S.Sos., M.A.P pada 26 September 2025.

Kelas kedua merupakan kolaborasi dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) berjudul “Workshop Systematic Literature Review” oleh Dra. Noer’aida dan Ainun Zakiah Noer, S.IIP yang merupakan pustakawan BRIN dan berlangsung selama 2 hari 18-19 November 2025.

Kelas ketiga berlangsung secara daring dengan judul “Workshop Artikel Ilmiah dan Publikasi Jurnal” bersama Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. pada 19 Februari 2026.

Pada 7 April 2026 dalam penutupan kegiatan dari SEALNet, kami kembali mempresentasikan laporan hasil dari proyek literasi kami yang menunjukan adanya peningkatan kemampuan peserta sebelum dan sesudah mengikuti kelas literasi.

Selain itu, kami mengumumkan bahwa program Klasik (Kelas Literasi Asik) Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkelanjutan menjadi sebuah bidang baru di Perpustakaan yaitu Bidang Pendidikan dan Pelatihan yang memiliki fokus untuk mengembangkan kemampuan literasi pengguna dengan sumber daya yang dimiliki Perpustakaan.

Setelah seluruh Perguruan Tinggi melakukan persentasi mengenai proyek literasinya masing-masing, tim dari SEALNet dan FPPTI Jatim mengumumkan bahwa Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi First Winner Best Group program SEALNet (South East Asian Leadership Network) Project Indonesia 2025 “Read to Lead”.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *