WORKSHOP SISTEM PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN ORMAWA INTRA KAMPUS

(UINSGD.AC.ID)-Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag membuka acara Workshop Sistem Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Intra Kampus Bagian Kemahasiswaan dan Alumni yang berlangsung di Shakti Hotel, Selasa (14/03/2021).

Dra. Euis Heni Herlina, M.Pd., (Koordinator Bagian Perencanaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung), Dr. H. Aep Syaefudin Firdaus, M.Pd, (Koordinator Bagian Keuangan UIN Sunan Gunung Djati Bandung), tampil menjadi narasumber yang dipandu oleh Dr. H. Dadan Suherdiana, M.Ag., (Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi),

Dalam sambutannya, Prof Fathonih menegaskan tentang pentingnya keberadaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dalam memberikan kontribusi positif terhadap akreditasi Program Studi, Perguruan Tinggi. Caranya dengan mengedepankan literasi digital, literasi data dan literasi bahasa Arab, Inggris.

“Hari ini kita ingin belajar meningkatkan tata kelola pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Ormawa. Untuk itu, kehadiran tokoh-tokoh aktivitas mahasiswa, terutama Bendahara dalam acara workshop ini diharapkan dapat melakukan inovasi, perubahan dengan semangat kebersamaan, memberikan keteladanan bagi mahasiswa lain, sukses studi yang dapat membanggakan kampus tercinta,” tegasnya.

Upaya meningkatkan atmosfer akademik di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ormawa diharapkan dapat menopang visi dan misi menuju kampus unggul dan kompetitif. “Setiap kegiatan HMJ harus berkontribusi pada peningkatan akreditasi institusi A, jurusan, program studi, bukan hanya sekedar mengisi waktu luang dan mempertahankan tradisi turun-menurun. Oleh karena itu peningkatan akademik dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi Prodi, kampus. Mari kita tunjukkan prestasi untuk membanggakan kampus,” paparnya.

Dalam menghadapi era 4.0, keberadaan Ormawa diharapkan dapat “menguasai literasi digital, literasi data dan literasi bahasa baik Arab dan Inggris ini menjadi sebuah keharusan yang dimiliki oleh pengurus HMJ. Contohnya dengan menyelenggarakan Seminar Internasional yang menghadirkan narasumber mahasiswa dari luar negeri,” jelasnya.

Untuk mengelola keuangan yang akurat, tetap, prinsipnya, “Untuk Bendahara catat apa yang akan dikerjakan dan kerjakan apa yang sudah dicatat. Tentu semuanya harus berpedoman pada program kerja yang sudah dirumuskan,” tuturnya.

Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (A2KK), Drs. H. Khoirudin, M.M, menjelaskan workshop ini diikuti 90 peserta yang terdiri dari pengurus HMJ. “Dengan adanya workshop ini mudah-mudahan kita mendapatkan pencerahan, ilmu yang bermanfaat untuk menjalankan roda organisasi HMJ. Ini menjadi ikhtiar bersama agar bisa maksimal dalam pengelolaan manajemen keuangan, sehingga kita cerdas, akurat, tepat dalam mengelola keuangan,” jelasnya.

Agar pengelolaan keuangan seragam diperlukan persamaan persepsi dalam melakukan analisis diperlukan sistem yang ada akuntabel. “Analisis satu sistem diperlukan untuk sistem transaksi bersama, mengumpulkan keuangan yang diklasterkan, analisa yang rasional, dapat dipertanggungjawaban, tidak dibuat-buat, tidak mengada-ada. Rasionalisasi harus diterapkan baik dalam catatan manual atau komputerisasi. Semuanya jangan sampai hilang, data-data ini kita kumpulkan baik yang laya atau tidak agar tidak terjadi penyimpangan,” paparnya.

Acara Workshop Sistem Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Ormawa Intra Kampus dihadiri Koordinator Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, H. Wawan Gunawan, S.Ag., MM. para Wakil Dekan III, para Koordinator dan Sub Koordinator di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *