UiTM Malaysia Salurkan Sapi Kurban, Bantuan Rp10 Juta dan 250 Bingkisan Yatim

melalui Kolaborasi Internasional pada Program Pengabdian Masyarakat Bersama FEBI dan Prodi Manajemen UIN Bandung

 

UINSGD.AC.ID (Humas) – Semangat Idul adha 1447 Hijriah menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas negara melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh Program International Business, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia bersama Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Yayasan Al Bana Kota Bandung, UiTM Malaysia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu ekor sapi kurban, bantuan dana tunai sebesar Rp10.000.000, serta 250 paket bingkisan untuk anak yatim dan dhuafa.

Seluruh bantuan itu disalurkan melalui kolaborasi dengan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berperan sebagai mitra strategis dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kedua institusi dalam memperkuat kerja sama internasional melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan Masyarakat”, demikian disampaikan oleh Prof Lilis Sulastri selaku Ketua Program Studi Manajemen, Senin (1/6/2026).

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan UiTM Malaysia kepada masyarakat Indonesia melalui program kolaborasi internasional tersebut.

Berdampak dan Maslahat untuk Umat 

Dalam sambutannya, Prof Dudang menegaskan bahwa kerja sama antar perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan akademik dan penelitian, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun jembatan kemanusiaan lintas negara. Iduladha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Ketika nilai-nilai tersebut dipadukan dengan kerja sama internasional, maka lahirlah manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,”ungkapnya.

Perkuat Hubungan Persaudaraan 

Sementara itu, perwakilan UiTM Malaysia selaku ketua delegasi Sir Mohd Isham Bin Abidin, menyampaikan “kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat hubungan persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak langsung kepada Masyarakat, dimana kami sebelumnya telah mengadakan kegiatan serupa pada tahun lalu, dan Syukur alhamdulillah pada tahun ini di momen iedul adha kami bisa kembali menemui saudara saudara kami di Indonesia dan menyampaikan titipan bantuan dari para donator dan handai taulan di Malaysia melalui kerja keras dan upaya para mahasiswa kami di program bisnis internasional,” ungkap Sir Isham yang di damping oleh Madam Fadhilah Binti Zainal Abidin dan Encik Muszaidi Bin Mohamadiah selaku dosen yang mendampingi rombongan delegasi.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi dalam program International Student Community Engagement, yang menjadi wadah pembelajaran langsung mengenai nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, komunikasi lintas budaya, serta kolaborasi global.

Menebar Kebahagiaan

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa Indonesia dan Malaysia yang berjumlah 35 orang delegasi, turut berpartisipasi dalam proses penyaluran bantuan, pembagian bingkisan kepada anak yatim dan dhuafa, serta berbagai aktivitas sosial yang berlangsung di lingkungan Yayasan Al Bana Bandung, yang di kawal langsung oleh wakil dekan lll , Dr. H. Kadar Nurjaman, SE, MM,. yang membidangi bagian kerjasama mahasiswa dan alumni

Suasana haru dan kebahagiaan terlihat saat sebanyak 250 anak yatim dan dhuafa menerima bingkisan dan santunan yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan kedua institusi. Senyum dan antusiasme anak-anak menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian yang diberikan mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi International Sharing Session yang mengangkat tema: “Mental Health and Artificial Intelligence Era’, yang diwakili oleh Ahmad Khairul Nabil Bin Khairul Anuar dari International Business Program of UiTM Malaysia, sementara dari delegasi Manajemen FEBI UIN SGD Bandung diwakili oleh Hawa Ashfannisa, Ikhsan Nur akbar, dan Adhya Salman Mubarok.

Forum diskusi tersebut menghadirkan pertukaran gagasan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya terkait kesehatan mental, transformasi digital, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). 

Peserta membahas berbagai isu aktual mulai dari tekanan sosial di era media digital, fenomena kecemasan dan stres pada generasi muda, perubahan pola interaksi sosial, hingga peluang pemanfaatan AI dalam pendidikan, bisnis, dan pengembangan karier masa depan.

Diskusi ini menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesehatan mental agar generasi muda mampu menjadi insan yang adaptif, inovatif, sekaligus memiliki ketahanan karakter yang kuat.

Kolaborasi Internasional

Melalui kegiatan ini, UiTM Malaysia dan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap kolaborasi internasional yang telah terjalin dapat terus berkembang dalam berbagai program pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan kemanusiaan.

“Ini menjadi bukti bahwa semangat Idul adha tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kurban semata, tetapi melalui aksi nyata berbagi, memperkuat solidaritas sosial, membangun persaudaraan lintas negara, dan menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap masa depan kemanusiaan di tengah era transformasi teknologi global,” paparnya.

Sudah dua tahun berturut turut program pengabdian mayarakat melalui kegiatan Kolaborasi antara Program International Business UiTM Malaysia dan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan pemberdayaan generasi muda.

“Dari Kurban Tumbuh Kepedulian, Dari Kolaborasi Lahir Persaudaraan, Dari Pendidikan Tercipta Masa Depan.”

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *