[uinsgd.ac.id] UIN Sunan Gunung Djari (SGD) lahir dari rahim pesantren sehingga tak bisa meninggalkan ilmu-ilmu agama. Apalagi ilmu umum maupun ilmu agama merupakan ilmu yang diciptakan Allah sehingga tidak boleh ada pembedaan.”Dengan adanya silaturahmi dengan pesantren diharapkan tali silaturahmi tersambung lagi antara pesantren dengan UIN SGD,” kata Rektor UIN SGD, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, di kantornya, Selasa (13/3).Lebih jauh Deddy mengatakan, pihaknya mewajibkan para lulusan UIN SGD untuk hapal minimal satu juz. “Sedangkan para mahasiswa baru ketika lulus nanti harus hapal minimal tiga juz,” katanya.Deddy membantah UIN SGD meninggalkan fakultas agama dengan lebih mengembangkan fakultas umum. “UIN SGD tetap berada pada jalur keagamaan malah berupaya memperdalam keagamaan bagi mahasiswanya,” katanya.(A-71/A-147)Sumber, Pikiran Rakyat Selasa, 13/03/2012 – 13:23
UIN SGD Tetap Pada Jalur Keagamaan
WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter
Artikel Populer
Tingkatkan Layanan Publik, Disiplin ASN Jadi Kunci Integritas
17 September 2025 BeritaPesantren Harus Hidupkan Tradisi Iqra yang Komprehensif
3 Oktober 2025 Berita
Inspiratif
Berita Utama
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Telah Dibuka
14 September 2026Ketika “Maaf” dan “Tolong” Jadi Kunci Harmoni Kampus
14 September 2026Keringat, Doa, dan Gemuruh “Champion Deui”
12 September 2026Live I Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-109 UIN Sunan Gunung Djati Bandung
12 September 2026
