Tim Kebersihan Siaga Jaga Lingkungan Kampus Tetap Bersih

Selama Wisuda di Gedung Anwar Musaddad UIN Sunan Gunung Djati Bandung

UINSGD.AC.ID (Humas) — Ribuan peserta dan keluarga yang menghadiri wisuda di Gedung Anwar Musaddad UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut meningkatkan aktivitas kebersihan di lingkungan kampus, Sabtu (11/7/2026).

Di balik kelancaran acara, tim kebersihan bekerja sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan untuk memastikan seluruh area tetap nyaman.

Koordinator Supervisor Kebersihan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sofian, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak Rabu. Tim kebersihan tidak hanya membersihkan area kampus, tetapi juga membantu menyiapkan kebutuhan pelaksanaan wisuda di Gedung Anwar Musaddad.

“Persiapannya dari hari Rabu, mulai memasang tenda sampai memasang kursi. Setelah itu kami juga membersihkan area kampus sampai malam. Nanti setelah acara selesai, kami lanjut membongkar tenda dan pekerjaannya bisa sampai hari Minggu,” ujarnya.

Menurutnya, area yang menghasilkan sampah paling banyak berada di sekitar Gedung Anwar Musaddad, halaman, area tenda, hingga tempat parkir.

Ramainya pengunjung membuat volume sampah meningkat dibandingkan hari biasa.

Ia menjelaskan jenis sampah yang paling sering ditemukan adalah botol air mineral dan sampah plastik. Kedua jenis sampah tersebut mendominasi setelah prosesi wisuda selesai.

“Yang paling banyak itu sampah plastik dan botol air mineral,” katanya.

Meski menghadapi volume sampah yang besar, Sofian mengaku tim kebersihan telah terbiasa bekerja dalam kegiatan berskala besar.

Baginya, tantangan utama adalah memastikan seluruh lingkungan kampus kembali bersih secepat mungkin.

“Sebetulnya bagi kami yang sudah terbiasa bekerja di lapangan, semuanya tantangan. Intinya, kami harus membuat kampus bersih kembali,” ungkapnya.

Untuk menjaga kebersihan selama acara berlangsung, tim telah menyiapkan berbagai peralatan sejak beberapa hari sebelumnya. Tong sampah ditempatkan di sejumlah titik strategis, sementara sapu, gerobak, dan perlengkapan kebersihan lainnya disiagakan agar proses pembersihan dapat dilakukan segera setelah kegiatan selesai.

Sofian mengajak seluruh civitas akademika dan tamu wisuda untuk bersama-sama mengurangi penggunaan sampah plastik.

Menurutnya, penggunaan tumbler yang didukung penyediaan galon isi ulang di lingkungan kampus dapat menjadi solusi mengurangi limbah botol air mineral.

“Kalau bisa gunakan tumbler. Kampus bisa menyediakan galon isi ulang, sehingga botol air mineral bisa berkurang dan sampah plastik juga semakin sedikit,” pungkasnya. (Sahara Putri Amiliana / Magang)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *