UINSGD.AC.ID (Humas) — Upaya menyiapkan generasi Rabbani dan Qurani terus diperkuat UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui pelaksanaan seleksi Jalur Tahfidz Al-Qur’an pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Mandiri Tahun Akademik 2026. Sebanyak 291 calon mahasiswa mengikuti seleksi yang digelar secara daring, Senin (6/7/2026), sebagai bagian dari komitmen kampus menjaring penghafal Al-Qur’an yang unggul, moderat, dan berwawasan kebangsaan.
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mohamad Erihadiana, M.Pd., didampingi Sekretaris PMB H. Aldy Rialdy Atmadja, M.T., dan Kepala Bagian Akademik Jajang Burhanudin, S.Ag., S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa Jalur Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu ikhtiar UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menjaring generasi Qurani yang memiliki kompetensi keislaman yang kuat.

Jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang Sarjana (S1). “Peserta diwajibkan memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz secara mutqin yang dibuktikan dengan sertifikat hafalan,” tegasnya.
Materi penilaian dalam seleksi meliputi tajwid, tilawah, fashahah, hafalan, irama, serta pemahaman wawasan kebangsaan dan moderasi beragama. Penilaian ini bertujuan memastikan calon mahasiswa tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi memiliki pemahaman keislaman yang moderat dan berwawasan kebangsaan.

“Pelaksanaan seleksi diikuti 291 peserta yang didukung oleh 35 orang penguji, 24 orang pendamping atau pemandu untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung tertib, objektif, dan lancar,” jelasnya.
Direktur Ma’had Tahfizh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. KH. Asep Mustofa Kamal, M.A., menegaskan bahwa seleksi Jalur Tahfidz Al-Qur’an merupakan bagian dari ikhtiar kampus dalam mempersiapkan generasi Rabbani dan Qurani.

“Upaya itu diawali dengan mencari dan memfasilitasi bibit-bibit calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz secara mutqin. Alhamdulillah apabila di antaranya telah menjadi hafiz 30 juz. Setelah dinyatakan lulus mereka akan dibina melalui proses perkuliahan untuk ikut menyukseskan program Rektor dalam mewujudkan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai kampus yang unggul, kompetitif, moderat, dan berbasis rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Hasil seleksi Jalur Tahfidz Al-Qur’an Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Akademik 2026 dijadwalkan akan diumumkan pada 15 Juli 2026.


