Alumni KPI UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

UINSGD.AC.ID (Humas) — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik.

Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN Bandung angkatan 1996. Pengalaman dan kiprahnya di bidang kewartawanan mengantarkannya dipercaya untuk memimpin organisasi profesi wartawan di Jawa Barat selama lima tahun ke depan.

Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Nase, M.M., didampingi Sekretaris Jurusan Dr. H. Uwes Fatoni, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Tantan Sulthon Bukhawan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KPI sekaligus bukti bahwa alumni KPI mampu mengambil peran strategis dalam pengembangan dunia jurnalistik dan kehidupan masyarakat.

“Terpilihnya Tantan menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KPI UIN Bandung. Ini menunjukkan bahwa alumni memiliki kapasitas untuk berkontribusi dan mengambil peran penting dalam dunia jurnalistik. Semoga amanah dan dapat membawa PWI Jawa Barat semakin maju, profesional, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujarnya.

Kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat peran PWI Jawa Barat dalam mendorong jurnalisme yang berkualitas, profesional, beretika, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat terpilih, Tantan, menyampaikan rasa terima kasih dan komitmennya untuk membawa organisasi kewartawanan tertua di Indonesia ini ke arah yang lebih responsif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada almamater tercintanya, Universitas Islam Negeri (UIN), tempat ia pertama kali menimba ilmu dan mengasah landasan jurnalistik.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Landasan etik dan nilai-nilai dasar jurnalistik yang saya pegang hari ini tidak lepas dari proses belajar saya saat menimba ilmu di Kampus UIN. Pondasi itulah yang menjadi modal utama saya dalam berkarya hingga dipercaya memimpin PWI Jawa Barat,” ungkap Tantan.

Tantan menekankan pentingnya menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. PWI Jawa Barat harus menjadi rumah yang inklusif, profesional, dan mampu melindungi seluruh anggotanya, ujar Tantan.

Di era keterbukaan informasi saat ini, lanjut Tantan, wartawan tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Dengan terpilihnya Tantan menjadi bagian dari rekam jejak kontribusi alumni KPI UIN Bandung di tengah masyarakat. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda KPI untuk terus mengembangkan kompetensi, berkarya, serta mengambil peran dalam profesi dan kehidupan publik.

Dengan amanah baru tersebut, Tantan diharapkan mampu membawa PWI Jawa Barat semakin maju sekaligus menjaga integritas dan profesionalisme pers di tengah dinamika industri media dan perkembangan teknologi informasi.

Selamat dan sukses kepada Tantan Sulthon Bukhawan atas amanah sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *