UINSGD.AC.ID (Humas) – Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah kini bukan lagi sekadar jalur alternatif. Seiring meroketnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan kebutuhan industri yang kian tinggi, jurusan ini telah menjelma menjadi jalur utama menuju karier masa depan yang sangat menjanjikan.
Merespons peluang emas ini, Prodi Ekonomi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi menggandeng Muamalat Institute. Sinergi strategis ini dirancang khusus untuk melahirkan talenta siap kerja yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
Langkah nyata ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang langsung dirangkaikan dengan Pembekalan Karir Mahasiswa Tingkat Akhir (PKMTA), yang Aulan FEBI UIN Bandung, akhir pekan lalu. Acara penting ini dihadiri langsung oleh Direktur Eksekutif Muamalat Institute Dyah Ekowati; Region Head Jawa Barat dan Kalimantan 1, Erick Ermawan; serta nara sumber HCBP Region Jabarkal 1 Bank Muamalat Indonesia Mantiq Al Kindy dan dosen Prodi Ekonomi Syariah Dr. Irni Cahyani, ME.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., dengan tegas mematahkan stereotip lama. Menurutnya, masuk jurusan Ekonomi Syariah tidak berarti hanya belajar teori agama di dalam kelas. Lebih dari itu, mahasiswa digembleng dengan ilmu makro dan operasional yang sangat luas.
“Karier bagi lulusannya tidak hanya menghasilkan uang, tapi juga berkah. Kenapa? Karena prodi ini mengajarkan bagaimana ekonomi dijalankan dengan prinsip keadilan, transparansi, bebas riba, yang ujung-ujungnya kemasalahatan bagi masyarakat,” ujar Prof. Dudang optimis, Rabu (24/6/2026).

Selama masa kuliah, mahasiswa dibekali dengan arsitektur keuangan yang matang. Mulai dari operasional perbankan syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah, hingga analisis produk investasi halal. Dengan modal ilmu ini, pilihan karier lulusannya membentang luas, di antaranya bisa jadi Praktisi Perbankan dan Keuangan Syariah, Konsultan Bisnis Halal, Pengelola Lembaga Filantropi (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), serta bisa menjadi Akademisi dan Peneliti.
Kunci Sukses Tembus Dunia Kerja
Membangun karier yang sukses tidak bisa dilakukan dalam semalam. Ketua Program Studi Ekonomi Syariah FEBI UIN Bandung Dr. Evi Sopiah, M.Ag. mengingatkan bahwa masa kuliah adalah fase krusial untuk merencanakan masa depan secara matang.
Dr. Evi menjelaskan, ada empat pilar penting yang wajib diasah oleh mahasiswa agar transisi dari dunia kampus ke dunia kerja berjalan mulus: 1) Jangan ragu untuk terjun langsung melalui praktikum, magang, dan proyek kolaboratif bersama industri; 2) Dunia kerja modern menuntut individu yang berintegritas, jujur, dan memiliki etos kerja keras; 3) Aktif berorganisasi untuk mengasah kemampuan kepemimpinan (leadership), komunikasi, dan kerja tim yang tidak diajarkan di buku teks; dan bangun lingkaran pergaulan yang saling memotivasi dan aktif berbagi informasi peluang kerja.
Kerja sama baru ini membawa angin segar bagi seluruh sivitas akademika UIN Bandung, khususnya Prodi Ekonomi Syariah. Melalui kesepakatan yang ditandatangani oleh Dr. Evi Sopiah dan Dyah Ekowati dari Muamalat Institute —sebagai lembaga training, edukasi, dan sertifikasi syariah terkemuka— berkomitmen meningkatkan kualitas SDM kampus melalui berbagai program pengembangan talenta (talent development).
Istimewanya, Muamalat Institute memberikan akses karpet merah bagi mahasiswa dan dosen Ekonomi Syariah UIN Bandung untuk memanfaatkan seluruh fasilitas dan sumber daya mereka sebagai laboratorium pembelajaran nyata.
Dengan kolaborasi matang antara universitas, raksasa industri, serta sikap proaktif dari mahasiswa, lulusan Ekonomi Syariah UIN Bandung kini siap melangkah percaya diri menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi yang adil dan menyejahterakan. (Nanang Sungkawa/ Kontributor)