DKPP Kota Bandung dan Akademi Juleha UIN SGD Perkuat Ekosistem Qurban Halal & Thayyib 2026

UINSGD.AC.ID (Humas) — Menjelang musim Idul Adha 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung resmi bersinergi dengan Akademi Juleha Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menggelar Pelatihan Pemotongan Halal Hewan Qurban Tahun 2026.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses ibadah qurban di Kota Bandung tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi yang paling utama adalah tegaknya syariat Islam.

Menegaskan Aspek Halal Sebagai Fondasi Utama

Acara yang dibuka secara resmi oleh Dr. Tri Cahyanto, M.Si. ini menekankan bahwa aspek kehalalan adalah gerbang utama dalam ibadah qurban.

Dalam sambutannya, Dr. Tri menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan strategi ikhtiar untuk membangun ekosistem jaminan produk halal yang kokoh di Kota Bandung. “Peran Juru Sembelih Halal (Juleha) dianggap sangat vital karena di tangan merekalah sah atau tidaknya daging qurban yang akan dikonsumsi oleh umat ditentukan,” tegasnya, Rabu (22/4/2026)

Senada dengan hal tersebut, Arif Nursihah, S.Th.I., MA, selaku Koordinator Akademi Juleha UIN Sunan Gunung Djati, memaparkan secara komprehensif mengenai perspektif syariat. Menurutnya seorang Juleha wajib memahami rukun penyembelihan, dasar hukum Islam yang presisi, serta standar operasional yang sesuai dengan pedoman lembaga sertifikasi halal nasional.

Hal ini krusial agar hewan qurban yang disembelih benar-benar berstatus halal sebelum memasuki proses teknis berikutnya.

Menjamin Kualitas Thayyib Melalui Standar Veteriner

Setelah aspek halal terpenuhi, aspek thayyib (kebaikan/kualitas) menjadi fokus selanjutnya. Drh. Yusni, MP, Widyaiswara Dinas Kesehatan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, mengupas tuntas sisi teknis veteriner.

Dengan menjelaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan (ante-mortem dan post-mortem) serta penerapan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). “Melalui penanganan yang higienis dan prosedur yang aman, daging qurban yang dihasilkan dipastikan berkualitas tinggi dan aman untuk dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Komitmen Pimpinan dan Harapan Ke Depan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya sinergi antara pemerintah dan akademisi ini.

Peningkatan kompetensi para juru sembelih adalah bentuk pelayanan publik untuk memberikan rasa aman bagi warga Bandung yang berkurban.

“Kami ingin memastikan setiap tetes darah hewan qurban di Kota Bandung mengalir sesuai syariat, dan setiap potong dagingnya memberikan keberkahan karena diproses dengan cara yang halal dan thayyib,” ungkapnya.

Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan saja, namun berlanjut pada program sertifikasi dan pendampingan yang lebih luas. Melalui langkah nyata ini, DKPP Kota Bandung dan UIN Sunan Gunung Djati berkomitmen menjaga integritas ibadah qurban demi mewujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *