DAYA SAING PASAR, KUALITAS PELAYANAN DAN PRODUK KULINER

(UINSGD.AC.ID)-Rumah Makan merupakan salah satu bidang usaha yang berkontribusi dalam pembangunan ekonomi. 

Salah satunya obyek yang menarik untuk diteliti adalah Rumah Makan Ponyo yang sudah berdiri sejak tahun 1972 di Bandung, Jawa Barat dan masih tetap eksis hingga sekarang. 

Meskipun sudah cukup lama, Rumah Makan Ponyo terbukti mampu bersaing dengan rumah makan lainnya. Hal tersebut dikarenakan Rumah Makan Ponyo mempunyai pelanggan yang setia dan kualitas pelayanannya sangat baik, sehingga rumah makan ini mampu mempertahankan volume penjualan produk kuliner. 

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-empirik dan pendekatan kuantitatif. Sumber dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. 

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa daya saing pasar dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh terhadap volume penjualan produk kuliner di Rumah Makan Ponyo. 

Hal ini ditunjukan dengan hasil Fhitung > Ftabel yaitu 16,088 > 3,354 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Hasil uji parsial menunjukan kualitas pelayanan berpengaruh kuat terhadap volume penjualan, sedangkan daya saing pasar berpengaruh lemah terhadap volume penjualan. 

Kemudian secara simultan daya saing pasar dan kualitas pelayanan berpengaruh kuat terhadap volume penjual sebesar 54,4%, sedangkan sisanya sebesar 45,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Untuk mengetahui secara lengkap hasil penelitian Dadang Husen Sobana, Deni Kamaludin Yusup, Mila Badriyah dan Amal Kamaludin ini dapat diunduh pada laman UIN Sunan Gunung Djati Bandung

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *