UINSGD.AC.ID (Humas) — Hari pertama perkuliahan menjadi awal dari kembalinya mahasiswa ke ruang-ruang kelas setelah melewati masa libur semester. Ada yang datang dengan semangat bertemu teman, ada yang mulai menyesuaikan diri dengan ritme perkuliahan, dan ada pula mahasiswa baru yang untuk pertama kalinya duduk sebagai bagian dari kehidupan kampus.
Suasana tersebut menjadi bagian dari pekan pertama perkuliahan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Bagi Dini Utami Mulyaningsih, M.Pd., Kepala Laboratorium Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, awal semester memperlihatkan antusiasme mahasiswa yang kembali menjalani aktivitas akademik setelah cukup lama beristirahat.
“Di hari pertama perkuliahan, mahasiswa tampak semangat mengikuti perkuliahan setelah libur semester cukup lama. Ditambah lagi, semester ini merupakan tahun ketika mereka memiliki adik tingkat baru,” ujar Dini, Jumat (4/9/2026).
Kembalinya mahasiswa ke ruang kelas membuat pertemuan pertama terasa berbeda. Setelah melewati semester sebelumnya dengan berbagai pengalaman, mahasiswa kembali bertemu dengan teman-teman dan mulai menghadapi mata kuliah yang menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka pada semester baru.
Bagi Dini, salah satu hal yang paling terlihat pada awal perkuliahan adalah antusiasme mahasiswa ketika mengikuti proses pembelajaran. Suasana kelas mulai kembali hidup melalui diskusi dan interaksi antarmahasiswa.
“Student excitement. Di hari pertama, mahasiswa tampak semangat dalam perkuliahan yang terlihat dari antusias mereka dalam diskusi di kelas. Mereka juga terlihat senang bertemu teman-temannya di kelas,” tuturnya.
Semangat tersebut hadir bersamaan dengan kedatangan mahasiswa baru yang mulai mengenal suasana perkuliahan. Bagi mereka, pekan pertama menjadi masa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk bertemu dosen dan teman-teman yang sebelumnya belum dikenal.
Di tengah rasa canggung yang masih terlihat, mahasiswa baru tetap menunjukkan antusiasme dalam mengikuti perkuliahan. Respons tersebut menjadi bagian dari suasana awal semester yang turut dirasakan dosen dalam melihat perkembangan mahasiswa di ruang kelas.
“Respons mahasiswa sangat positif. Untuk mahasiswa baru, mereka masih terlihat malu-malu, namun cukup antusias dalam menjalani perkuliahan perdana sebagai mahasiswa,” ungkapnya.
Memasuki pekan pertama juga menjadi waktu bagi mahasiswa untuk kembali menata ritme belajar. Pengalaman dan kesulitan yang ditemui pada semester sebelumnya dapat menjadi bahan untuk melakukan evaluasi dan menentukan hal-hal yang perlu diperbaiki pada semester baru.
Bagi Dini, semangat yang muncul pada awal perkuliahan perlu terus dijaga sepanjang semester. Antusiasme dalam berdiskusi dan mengikuti pembelajaran diharapkan menjadi kebiasaan yang terus tumbuh seiring dengan perjalanan akademik mahasiswa.
“Harapan saya, mahasiswa dapat terus semangat dalam menjalani perkuliahan dan menetapkan target agar dapat lulus tepat waktu,” ujarnya.
Pekan pertama akhirnya menjadi lebih dari sekadar masa untuk kembali ke jadwal perkuliahan. Dari pertemuan pertama, mahasiswa mulai membangun kembali suasana belajar, menjalin interaksi dengan teman-teman, serta menyesuaikan diri dengan perjalanan akademik yang akan mereka jalani hingga akhir semester.
Bagi mahasiswa baru, pekan ini menjadi langkah awal untuk mengenal dunia perkuliahan. Sementara bagi mahasiswa yang telah lebih dulu menjalani kehidupan kampus, awal semester menjadi pengingat bahwa perjalanan akademik masih terus berjalan dan setiap semester membawa target yang perlu diselesaikan. (Mohamad Farhan Fadilah / Magang)

