3.735 Mahasiswa KKN UIN Bandung Mengabdi di 12 Kecamatan Kabupaten Cianjur

UINSGD.AC.ID (Humas) — Sebanyak 3.735 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Cianjur dengan menjangkau 12 kecamatan dan 83 desa. Melalui KKN bertema “Membumikan Ekoteologi Berbasis Rahmatan Lil Alamin”, mahasiswa didorong untuk mengimplementasikan kompetensi keilmuan sekaligus belajar bersama masyarakat dalam menghadirkan solusi dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Prosesi penyerahan peserta KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (20/7/2026). Penyerahan mahasiswa dilakukan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., bersama Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Rosihon Anwar menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama berada di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.

“Kalau di kelas pembelajaran teorinya sudah selesai, sekarang tinggal pembelajaran praktiknya. Karena itu, kami atas nama civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung ingin menitipkan anak-anak kami kepada Pak Bupati. Mohon bimbingan dan arahan karena mereka sesungguhnya masih dalam proses belajar,” tegasnya.

Prof Rosihon menjelaskan, khusus pelaksanaan KKN di Kabupaten Cianjur, sebanyak 3.735 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama 20 Juli hingga 25 Agustus 2026. Para peserta ditempatkan di 12 kecamatan dan 83 desa, meliputi wilayah Cianjur Utara sebanyak 10 kecamatan dengan 78 desa dan Cianjur Selatan sebanyak 2 kecamatan dengan 5 desa.

“Mahasiswa yang KKN ini terdiri dari berbagai macam keahlian dari fakultas dan program studi yang ada di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Jadi, mereka membawa berbagai kompetensi untuk kemudian belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Pelaksanaan KKN di Cianjur mencakup sejumlah skema pengabdian. Di antaranya KKN Tematik Desa Ramah Perempuan, Anak, dan Disabilitas yang dilaksanakan di tiga desa; KKN Daerah Binaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di dua desa di Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan; serta KKN Organisasi Daerah (Orda)-Mitra Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang ditempatkan di tiga desa di Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan.

“Mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat, belajar bagaimana cara berinteraksi, mengidentifikasi persoalan, dan bagaimana sesuai dengan kompetensi masing-masing memberikan solusi yang bisa diterima oleh masyarakat setempat,” tuturnya.

Prof. Rosihon berharap kehadiran ribuan mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi terhadap program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Menurutnya, keberagaman latar belakang keilmuan mahasiswa menjadi modal penting untuk menghadirkan pengabdian yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Jadi kami ingin melihat, selama kurang lebih tiga sampai empat tahun mereka belajar teori, kira-kira nanti di lapangan seperti apa aspek keterterimaannya. Mudah-mudahan anak-anak kami ini, dengan segala keterbatasannya, bisa ikut berkontribusi mendukung program-program Pak Bupati di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.

Guru besar ilmu tafsir ini menegaskan, KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat dan mengembangkan kemampuan dalam merumuskan solusi. “KKN bukan sekadar kegiatan akademik. Mahasiswa diharapkan mampu belajar bersama masyarakat, mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, dan menghadirkan program yang memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu menyambut baik kehadiran mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang akan melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Cianjur. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Pagi ini saya melepas mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang akan melaksanakan KKN di wilayah Cianjur. Semoga kuliah kerja nyata ini membawa dampak yang baik untuk masyarakat sekitar,” paparnya.

Dengan berharap UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan bangsa. “Mudah-mudahan UIN Sunan Gunung Djati terus melahirkan generasi-generasi yang tentunya berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan bangsa,” jelasnya.

Prof. Rosihon berpesan kepada mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menghormati kearifan lokal, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat selama menjalankan KKN. “Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Kita harus pandai-pandai melihat kondisi dan situasi. Jadikanlah momen ini sebagai sarana belajar sebelum kalian terjun yang sesungguhnya nanti di masyarakat,” pesannya.

Pelaksanaan KKN di Kabupaten Cianjur menjadi bagian dari komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat yang berdampak. Melalui tema “Membumikan Ekoteologi Berbasis Rahmatan Lil Alamin”, kegiatan ini diarahkan untuk mengintegrasikan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan.

Kegiatan prosesi penyerahan peserta KKN tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., Wakil Rektor III Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A., Wakil Rektor IV Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag., serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr. H. Setia Gumilar, S.Ag., M.Hum.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dr. H. Aep Kusnawan, M. Ag, menyampaikan, “KKN di Cianjur ini disamping diikuti oleh peserta dari UIN SGD Bandung, juga diikuti oleh peserta KKN Kolaborasi dari luar UIN Bandung, yaitu dari UIN Saizu Purwokerto 10 mahasiswa, UIN Pekalongan 20 mahasiswa, IAIN Bangka Belitung 17 mahasiswa, UIN Semarang 6 mahasiswa, IAIN Pare-Pare 6 mahasiswa, totalnya berjumlah 49 mahasiswa,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *