UINSGD.AC.ID (Humas) — UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur Computer Based Test (CBT) secara daring pada 20–22 Juli 2026.
Seleksi ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa jalur Reguler, Difabel, Moderasi Beragama, serta 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebagai bagian dari proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., melalui Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., didampingi Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Dr. Mohamad Erihadiana, M.Pd., Sekretaris PMB H. Aldy Rialdy Atmadja, M.T., menjelaskan, “Sebanyak 4.132 peserta mengikuti seleksi CBT secara online selama tiga hari, 20–22 Juli 2026. Untuk menjamin pelaksanaan ujian berjalan tertib, objektif, dan berintegritas, proses pengawasan dilakukan secara offline dari Gedung Lecture Hall Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” jelasnya.
Selama pelaksanaan ujian panitia menyiapkan delapan sesi dengan 21 ruang virtual pada setiap sesi. “Setiap ruang virtual dengan rata-rata peserta per ruangan berjumlah 525 diawasi oleh tiga orang pengawas yang memantau jalannya ujian secara langsung melalui sistem pengawasan terpusat,” tuturnya.
Materi yang diujikan meliputi Penalaran Matematika, Penalaran Akademik, Literasi Keislaman yang mencakup Aqidah Akhlak, Fikih, Al-Qur’an Hadis, Sejarah Peradaban Islam, dan Baca Tulis Al-Qur’an, serta Literasi Membaca dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.
Berdasarkan data peminatan jalur CBT 2026, 10 program studi dengan peminat terbanyak berturut-turut adalah Psikologi (1.864 peminat), Manajemen (1.372), Administrasi Publik (1.338), Manajemen Haji dan Umrah (1.262), Ilmu Hukum (840), Informatika (788), Ilmu Komunikasi Humas (691), Bisnis Digital (668), Bimbingan Konseling Islam (584), dan Sosiologi (527).
“Tingginya minat pada program-program studi itu mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap beragam pilihan keilmuan yang dikembangkan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mulai dari bidang sosial-humaniora, ekonomi, keagamaan, hukum, hingga sains dan teknologi,” jelasnya.
Pelaksanaan CBT dengan sistem pengawasan terpusat ini menjadi bagian dari komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk menghadirkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan berkualitas dalam menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.






