UIN Sunan Gunung Djati Bandung Raih Peringkat 25 Dunia Bidang Religious Studies Versi Scimago 2026

UINSGD.AC.ID (Humas) — UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih pemeringkatan Scimago Institutions Rankings by Subject 2026 ke-25 dunia pada bidang Religious Studies.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam memperkuat kualitas riset serta kontribusi keilmuan di tingkat global.

Berdasarkan indikator Scimago, UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencatatkan performa yang solid dengan capaian persentil 58 pada aspek keseluruhan, 69 pada riset, 79 pada inovasi, dan 21 pada dampak sosial.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian yang membanggakan kampus tercinta. Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Alhamdulillah! Capaian ini adalah buah dari kerja keras, kerja cerdas, kerja sama, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam mengembangkan riset yang berkualitas dan relevan. Kami akan terus memperkuat peran UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai pusat keunggulan dalam kajian keislaman yang berkontribusi di tingkat global,” tegasnya, Selasa (31/3/2026).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk nyata dari kerja panjang dan konsisten dalam mendorong internasionalisasi PTKIN.

“Prestasi ini adalah bentuk real dari rekognisi internasional atas kualitas PTKIN. Ini menunjukkan bahwa langkah-langkah strategis yang selama ini kita lakukan—mulai dari penguatan publikasi bereputasi, kolaborasi riset lintas negara, hingga peningkatan kapasitas akademik dosen dan kelembagaan—telah mendapatkan pengakuan dunia,” ungkapnya.

Keberhasilan ini tidak boleh berhenti sebagai capaian simbolik semata, tetapi harus menjadi pijakan untuk memperluas jejaring global dan meningkatkan kontribusi keilmuan Islam Indonesia di tingkat internasional.

“Ke depan, PTKIN harus terus memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam studi keislaman yang moderat, inklusif, dan berdaya saing global, sehingga kehadirannya semakin dirasakan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung dunia,” sebutnya.

Hal senada disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A.. menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian kampus PTKIN pada level internasional. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa PTKIN mampu bersaing di tingkat global melalui penguatan riset, kolaborasi internasional, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah.

“Capaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi menjadi indikator kuat keberhasilan strategi internasionalisasi yang selama ini dijalankan oleh PTKIN. Kita melihat bagaimana peningkatan kualitas riset dan jejaring global memberikan dampak signifikan terhadap reputasi akademik di dunia internasional,” jelasnya

Prestasi ini menjadi bukti bahwa PTKI Indonesia, khususnya UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mampu menunjukkan kualitas riset dan inovasi yang diakui dunia. “Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.

Mengingat pentingnya penguatan ekosistem riset, kolaborasi global, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan masyarakat.

Prestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan daya saing global perguruan tinggi di Indonesia. UIN Sunan Gunung Djati Bandung pun berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta kesejahteraan masyarakat dunia.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *