UINSGD.AC.ID (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Saninatun Nazwa Slamet, mahasiswa KPI angkatan 2023, berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang International Conference Santri Mendunia yang digelar pada 10–15 Februari 2026 di tiga negara: Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Saninatun Najwa mengikuti kegiatan tersebut setelah dinyatakan lolos seleksi special funded bersama 100 santri terpilih dari berbagai daerah. Selama rangkaian konferensi internasional tersebut, ia menunjukkan performa akademik dan kepemimpinan yang membanggakan.
Dalam ajang tersebut, Najwa berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Top 1 Best Group, serta Most Outstanding Participant atas keaktifan dan kontribusinya selama kegiatan konferensi berlangsung.
Konferensi Santri Mendunia menghadirkan berbagai agenda akademik dan intelektual, di antaranya seminar internasional, Forum Group Discussion (FGD), serta debat ilmiah dengan tema “Zakat dan Wakaf dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia dan Malaysia.” Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan akademik ke Nanyang Technological University (NTU) Singapura dan Universiti Malaya, Malaysia, sebagai bagian dari penguatan wawasan global dan jejaring internasional.
Sani mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkontribusi lebih baik lagi, khususnya dalam pengembangan isu-isu zakat dan wakaf di ranah internasional,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Asep Shodiqin, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi mampu bersaing dan berkontribusi di forum internasional.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan kemampuan komunikasi global. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani tampil di forum internasional,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Prodi KPI, Dr. H. Uwes Fatoni, M.Ag., menilai keberhasilan Sani selaras dengan visi Prodi KPI dalam mencetak komunikator Islam yang kompeten dan berdaya saing global.
“Keterlibatan dalam seminar internasional, FGD, hingga debat ilmiah menunjukkan kompetensi akademik mahasiswa KPI yang kuat. Penghargaan yang diraih Sani menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa KPI mampu menjadi representasi kampus di level internasional,” tuturnya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendorong mahasiswa untuk aktif di kancah global, sekaligus memperkuat peran santri dalam diskursus internasional yang konstruktif dan solutif.