Tingkatkan Rekognisi Internasional, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Siapkan Pusat Pelayanan Administrasi Terintegrasi

(UINSGD.AC.ID)-Kehadiran Pusat Pelayanan Administrasi yang terintegrasi menjadi komitmen bersama dalam rangka meningkatkan rekognisi internasional dan menghadirkan mutu pendidikan Islam di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag saat memberikan arahan dalam acara Rapat Kerja Pascasarjana dan 6 Fakultas Tahun 2022 bertajuk Maju Bersama, Menguatkan Sinergitas untuk Produktivitas dan Prestasi yang digelar di Pantai Indah Hotel and Resort Pangandaran, Rabu-Jumat (19-21/01/2022).

“Ini menjadi ikhtiar bersama untuk meningkatkan rekognisi internasional, kualitas pendidikan Islam agar terus berpikir produktif, rajin melakukan penelitian dan publikasi internasional. Forum tertinggi ini sebagai upaya untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas dalam bidang pengembangan paradigma Islam, berbasis internasional, mempertahankan nilai akreditasi, pertukaran dosen dan mahasiswa, termasuk menghadirkan Pusat Pelayanan Administrasi yang terintegrasi berbasis digital dalam memberikan pelayanan terbaik pada bidang kemahasiswa, administrasi, umum,” tegasnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdani, S. TP., M.T., sangat mengapresiasi kegiatan yang syarat makna, bangun perencanaan yang terukur, bangun mimpi-mimpi bersama. “Bermimpi dalam keadaan terjaga, bukan saat tidur. Mari bangun kebersamaan ini dalam rangka meningkatkan kualitas PTKIN,” jelasnya.

Upaya membangun rekognisi internasional harus dilakukan dengan ikhtiar secara bersama-sama. Iramanya harus selaras dengan segala kebijakan negara. Sesuai RPJMT kita bangun untuk SDM berkualitas.

Bagi Prof Dhani, ketika kita berusaha menyandarkan pada dinamika kekinian, banyak pola-pola pendidikan Islam terlalu bermemori pada zaman keemasan, berputar-putar pada sejarah masa lalu. “Padahal, hidup bukan pada masa lalu, tetapi hidup akan menghabiskan masa yang akan datang. Maka, selanjutnya sebagai bagian dari ikhtiar untuk melahirkan insan-insan yang menjadi pemilik pada zamannya,” paparnya.   

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., CSEE, menegaskan dalam rangka menjemput rekognisi internasional. Rumusnya memiliki kemauan, kesungguhan, pantang menyerah, terus berjuang dan mari tunjukkan prestasi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan agar marwah kampus tetap bergengsi dan terhormat.

“Sesuai milestone tahun 2021 seharusnya masuk pengakuan internasional, maka apresiasi ini sudah tepat untuk meningkatkan daya saing. Atas dasar itu, memasuki rekognisi internasional harus menjadi ikhtiar bersama untuk mengakui capaian internasional,” tegasnya.

Caranya peningkatannya dengan terus berkarya sesuai dengan potensi masing-masing. Kerja sama jangan pernah luntur. “Hanya dengan inilah marwah kampus kita bisa dibangun dengan baik. Jangan merasa hebat, tanpa kerja sama dan sama-sama berkerja,” paparnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *