id Indonesian

Pick Coustic UIN Bandung Rebut Piala Gubernur Jawa Barat

[www.uinsgd.ac.id] Grup Nasyid Pick Coustic UIN SGD Bandung menorehkan prestasi sebagai juara 1 Festival Nasyid se-Jawa Barat. Lomba tersebut diadakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran, Sabtu (8/11/2014) lalu.

Grup musik yang baru terbentuk hanya dua minggu itu memiliki tujuh anggota. Yaitu Reza, Bahri, Iqbal, Ridwan, Sauki, Badri dan Lutfi yang berasal dari setiap jurusan yang berbeda. Mereka tergabung pertama kali ketika mengikuti lomba nasyid dalam acara Tarbiyah Fair dan sempat tiga kali berganti nama.

“Kami sempat ragu buat ikut lomba itu karena persiapannya cuma dua hari, tapi kami mencoba optimistis dan tetap berlatih semaksimal mungkin,” ujar Reza salah satu personil Pick Coustic kepada Suaka, Rabu (11/11/2014).

Menyiapkan diri untuk berlomba dalam waktu yang singkat bukanlah perkara yang mudah, Ridwan menjelaskan selama persiapan lomba dia terpaksa harus menggunakan lemari sebagai pengganti kajon. “Tapi berkat pertolongan Allah akhirnya ketika sebelum tampil ada peserta lain yang bersedia meminjamkan kajonnya,” ujar lelaki yang memiliki hobi bermusik tersebut.

Sauki mengungkapkan bahwa salah satu kendala ketika latihan adalah mengatur jadwal yang berbeda-beda antar personil. “Terkadang kami masih memiliki ego masing-masing untuk menentukan lagu dan pembagian suara,” tambahnya. Namun dengan tekad yang bulat untuk mengharumkan nama UIN SGD Bandung mereka berusaha untuk menampilkan yang terbaik dalam kondisi bagaimanapun.

Perhelatan tersebut diikuti oleh 15 peserta terpilih dari berbagai kampus di Jawa Barat untuk merebutkan Piala Gubernur. Penyanyi Nasyid Internasional Ali Sastra, Ujo Tasyiru dan Ibnu The Janggot menjadi dewan juri dalam perhelatan tersebut.

Sementara itu Iqbal mengaku gugup ketika tampil karena dinilai langsung oleh salah satu idolanya Ali Sastra. “Tapi semua itu terbayar ketika grup kami diumumkan sebagai pemenang, saya sangat bersyukur,” tutur Iqbal salah satu vokalis grup tersebut.

Badri juga merasa gugup saat tampil, dan merasa tidak percaya bisa menjadi juara di antara peserta lain. “Gak nyangka banget kita bisa menang, pas pertama tampil deg-degan tapi alhamdulillah kita bisa tampil maksimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Lutfi menyampaikan harapannya agar Pick Coustic memiliki karakteristik sendiri untuk memberikan harmonisasi nada-nada indah ke seluruh penikmat musik.

Sementara itu Reza berharap agar grupnya bisa segera memiliki album sendiri. “Saya beharap Pick Coustic lebih berkualitas dan kedepannya bisa go Internasional,” kata mahasiswa Pendidikan Kimia itu. (Purna Irawan, Adi Permana/Suaka)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Tinggalkan Pesanx
()
x