Borong 7 Penghargaan Nasional, PGMI UIN Bandung Tegaskan Kiprah sebagai Prodi Unggul di Indonesia

UINSGD.AC.ID (Humas) — Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan memborong tujuh penghargaan pada Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) XII Perkumpulan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia yang berlangsung di Malang, 25–27 Juni 2026.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi PGMI UIN Bandung dalam membangun budaya akademik yang unggul, mulai dari kualitas program studi, produktivitas dosen, hingga prestasi mahasiswa. Penghargaan yang diraih tidak hanya mencerminkan keberhasilan individu, melainkan hasil kolaborasi dan ekosistem akademik yang terus dikembangkan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Ketujuh penghargaan yang berhasil diraih meliputi Peringkat 3 Prodi S1 Teladan versi SINTA, Peringkat 1 Dosen Teladan Penelitian yang diraih Dr. Muhammad Rifqi Mahmud, M.Pd., Peringkat 2 Dosen Teladan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh Dr. H. Asis Saefuddin, M.Si., Peringkat 2 Dosen Teladan Pengembang Bahan Ajar yang diraih Alvin Yanuar Rahman, S.Pd., M.Pd., AIFO, Peringkat 3 Dosen Teladan Sitasi versi Scopus oleh Inne Marthyane Pratiwi, M.Pd., Peringkat 3 Mahasiswa Teladan Publikasi Ilmiah atas nama Siska Amalia, serta Peringkat 2 Mahasiswa Teladan Prestasi yang diraih Fathah Abdillah.

Ketua Jurusan S1 PGMI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, H. Yayan Carlian, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih seluruh sivitas akademika PGMI dalam forum nasional tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama, dukungan pimpinan universitas dan fakultas, serta komitmen seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam membangun kualitas pendidikan yang berdaya saing.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas Prodi PGMI, dosen, dan mahasiswa. Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Rektor UIN Bandung beserta jajarannya arahan dan bimbingannya. Prestasi ini juga tidak lepas dari dari Bapak Dekan FTK beserta jajaran yang selalu mendukung seluruh kegiatan PGMI. Tidak lupa, terima kasih kepada dosen, staf, dan mahasiswa PGMI yang selalu memberikan yang terbaik untuk PGMI FTK UIN Bandung,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Bagi Prodi S1 PGMI penghargaan yang diraih pada MUKERNAS XII bukan sekadar deretan trofi. “Prestasi ini menjadi cerminan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, serta mampu menjawab tantangan zaman melalui riset, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, dan pembinaan mahasiswa berprestasi,” pungkasnya.

Prestasi itu diumumkan bertepatan dengan penyelenggaraan MUKERNAS XII PD-PGMI Indonesia yang menjadi forum strategis bagi penguatan Program Studi PGMI di Indonesia. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Agama Islam UNISMA, Dr. Drs. H. Abdul Jalil, M.Pd.I., dan dihadiri pimpinan perguruan tinggi, pengurus PD-PGMI Indonesia, serta sekitar 120 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Abdul Jalil mengapresiasi kepercayaan kepada UNISMA sebagai tuan rumah. Ia berharap MUKERNAS mampu melahirkan keputusan strategis untuk meningkatkan mutu Program Studi PGMI, memperkuat daya saing lulusan, dan mendorong profesionalisme dosen.

“Melalui MUKERNAS ini diharapkan lahir keputusan dan rekomendasi strategis yang mampu meningkatkan mutu Prodi PGMI, memperkuat daya saing lulusan, serta mendukung pengembangan profesionalisme dosen PGMI di Indonesia,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Ketua Umum PD-PGMI Indonesia, Dr. Andi Prastowo, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa MUKERNAS XII menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pengembangan Prodi PGMI secara nasional. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pengembangan kurikulum yang adaptif, penyusunan peta jabatan dosen, hingga penguatan struktur keilmuan PGMI agar semakin kokoh sebagai disiplin ilmu.

“Hasil MUKERNAS ini diharapkan menjadi rekomendasi bersama yang dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia,” ujarnya.

Ketua Panitia MUKERNAS XII PD-PGMI Indonesia, Lia Nur Atiqoh Bela Dina, M.Pd.I., menjelaskan bahwa forum ini menghimpun dosen dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor sehingga menjadi ruang kolaborasi yang inklusif dalam merumuskan program kerja organisasi.

“Semangat kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam MUKERNAS ini untuk menghasilkan program kerja dan rekomendasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan guru madrasah ibtidaiyah dan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia,” tuturnya.

Dalam MUKERNAS XII PD-PGMI Indonesia menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi keberlanjutan organisasi. Salah satu keputusan penting yang disepakati adalah pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) XIII PD-PGMI Indonesia pada tahun 2027 di Bandung. Forum ini akan menjadi agenda pemilihan Ketua Umum PD-PGMI Indonesia untuk masa bakti 2027–2032, dan melanjutkan pembahasan berbagai program strategis guna memperkuat kualitas Program Studi PGMI dan pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *