HomeBeritaBeritaAtas Kepatuhan Anggaran dan Opini WTP, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Terima Penghargaan dari Menag

Atas Kepatuhan Anggaran dan Opini WTP, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Terima Penghargaan dari Menag

Atas Kepatuhan Anggaran dan Opini WTP, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Terima Penghargaan dari Menag

UINSGD.AC.ID (Humas) — Tim Keuangan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menerima piagam penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., atas kepatuhan pelaksanaan anggaran dan keberhasilan menyusun laporan keuangan tahun 2025 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan yang ditandatangani Menag di Jakarta pada 16 Juli 2026 tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi aktif UIN Bandung dalam menyokong standar tertinggi Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA). Capaian ini memperkuat keberhasilan Kementerian Agama mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sepuluh tahun berturut-turut sejak 2016.

Predikat WTP sendiri merupakan standar audit tertinggi yang mengonfirmasi bahwa posisi kas, realisasi anggaran, dan kinerja operasional UIN Bandung telah disajikan secara transparan dan wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., melalui Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag., menyatakan bahwa penghargaan ini membuktikan efektivitas sistem pengawasan internal dan terbangunnya budaya akuntabilitas di lingkungan kampus.

“Penghargaan dari Menag ini harus menjadi dorongan bagi seluruh unit kerja untuk semakin disiplin dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pertanggungjawaban anggaran. Pengelolaan dana harus berorientasi pada program prioritas, khususnya mutu tridharma perguruan tinggi dan peningkatan fasilitas akademik,” ujar Prof. Tedi, Senin (26/10/2026).

Untuk menjaga komitmen itu, UIN Bandung secara berkala menggelar evaluasi realisasi program dan anggaran bersama pimpinan fakultas, pascasarjana, lembaga, serta unit kerja terkait.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menag Prof. Nasaruddin Umar yang menegaskan bahwa predikat WTP tidak boleh berhenti sebagai kepatuhan administratif semata.

“Saat ini tidak cukup hanya meraih WTP. Saya minta jajaran Kemenag menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program yang dibuat jangan sekadar seremoni atau proyek mercusuar, melainkan harus didasari empati pada kebutuhan riil publik,” tegas Menag.

Dengan adanya penghargaan ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung mempertegas integritasnya dalam mengawal keuangan negara, memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara akuntabel, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *