UIN Bandung Raih Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Terbaik di Kalangan PTKIN

UINSGD.AC.ID (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di kancah internasional. Berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings Asia 2026, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berhasil menempati peringkat 801+ Asia sekaligus meraih posisi pertama di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Bandung dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, penguatan riset, inovasi, serta tata kelola kelembagaan yang berdaya saing global. Di tengah persaingan ribuan perguruan tinggi di kawasan Asia, keberhasilan ini menunjukkan eksistensi UIN Bandung sebagai kampus Islam negeri yang terus berkembang dan mampu bersaing di level internasional.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, menyampaikan rasa syukur atas capaian prestasi yang membanggakan kampus tercinta. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik unggul dan kolaboratif.

“Alhamdulillah, capaian ini patut disyukuri bersama. Ini adalah buah dari ikhtiar kolektif seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para mitra yang terus mendukung kemajuan kampus,” tegasnya.

Pengakuan internasional ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat publikasi ilmiah, memperluas jejaring kerja sama global, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Keunggulan dalam pemeringkatan internasional, UIN Bandung terus memperkuat berbagai aspek kelembagaan melalui pengembangan smart library, peningkatan akreditasi internasional, sertifikasi mutu, serta penguatan tata kelola berbasis digital.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., menjelaskan bahwa raihan ini menjadi energi baru bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi. Dengan sinergi dan kerja keras bersama seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, kita terus berupaya menjadikan UIN Bandung unggul secara nasional dan diakui secara global,” jelasnya.

Prestasi ini menjadi momentum penting bagi UIN Bandung untuk memperkuat kolaborasi riset dan jejaring akademik internasional.

“Kita ingin menunjukkan bahwa PTKIN memiliki kapasitas bersaing di tingkat global dengan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan,” paparnya.

Kepala Pusat Akreditasi Internasional Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Elis Ratna Wulan, S.Si., MT. menyampaikan pencapaian UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam THE Asia University Rankings 2026 di peringkat 801+ dan posisi ke-1 di lingkungan PTKIN adalah bukti bahwa integrasi keilmuan yang kita usung telah memenuhi standar rekognisi global.

“Menjadi nomor satu di lingkungan PTKIN menunjukkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah mampu berbicara banyak dalam kancah persaingan perguruan tinggi umum di level Asia. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen seluruh pimpinan yang menempatkan internasionalisasi sebagai prioritas strategis. Terima kasih kepada tim perangkingan atas dedikasi tanpa kenal lelah dalam membedah indikator Teaching, Research Environment, Research Quality, Industry Outlets, dan International Outlook. Pencapaian ini adalah buah dari ketekunan kolektif kita,” jelasnya.

Dengan raihan ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan posisinya sebagai kampus Islam negeri unggulan yang adaptif terhadap perubahan zaman, berdaya saing global, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, kemoderatan yang berbasis pada rahmatan lil alamin.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *