UINSGD.AC.ID (Humas) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi dan anjangsana ke DWP UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berlangsung di Gedung O. Djauharuddin AR, Selasa (9/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan mempererat jalinan kebersamaan, memperluas jejaring, serta berbagi pengalaman antar-DWP di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya dalam pengelolaan tata keuangan dan pengembangan kantin (Djatimart).

Ketua DWP UIN FAS Bengkulu, Ny. Hj. Ellida Zulkarnain Dali, S.Pd.I, menuturkan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Dharma Wanita dalam mendukung visi dan misi perguruan tinggi.
“Syukur alhamdulillah bisa menginjakkan kaki di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Terima kasih banyak sudah diterima dengan baik. Tujuan kami tentu untuk bersilaturahmi, anjangsana dan sharing terkait pengelolaan DWP, TK, dan kantin. Harapannya kunjungan ini memberi inspirasi, menjaga ukhuwah, dan menjadi kenangan indah dalam masa kepemimpinan saya,” ungkapnya.

Selain kegiatan resmi, rombongan UIN Bengkulu berkesempatan menikmati keindahan alam Bandung dan bersyukur atas ciptaanya dengan bertandang ke Masjid Al Jabbar, Tangkuban Parahu dan Kawah Putih.
Ketua DWP UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ny. Hj. Enung Supartini Rosihon, S.S., menyambut baik kehadiran rombongan DWP UIN Bengkulu. Menurutnya, silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan dua organisasi, tetapi membuka ruang untuk bertukar gagasan, wawasan dan pengalaman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua DWP beserta rombongan. Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga silaturahmi yang terjalin dapat memperkuat peran DWP dalam mendukung tugas dan fungsi suami di perguruan tinggi, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan kampus dan masyarakat,” tutur Enung.
Dalam kesempatan itu, Enung memperkenalkan Djatimart yang menjadi salah satu program unggulan DWP UIN Bandung. Djatimart dikelola dengan sistem manajemen profesional, mulai dari direktur, manajer personalia, manajer pengadaan barang, manajer keuangan, pemasaran, hingga konsinyasi.

Melalui Djatimart, anggota DWP dapat menitipkan produk makanan dan kebutuhan lain, sehingga bisa menjadi sumber income dan penguatan ekonomi keluarga.
“Sebenarnya Djatimart, kantin dan wadah ibu-ibu DPW agar selalu berdaya, dengan menitipkan barang bisa mendapatkan income, yang menjadi kekuatan dan ketahanan keluarga,” tegasnya.

DWP UIN Bandung rutin melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pelatihan shalawat di bidang pendidikan, program sosial budaya Jumat Berkah dengan membagikan 300–400 nasi kotak untuk mahasiswa dan civitas akademika, serta meluncurkan Snack Box Djatimart yang kini menjadi agenda dua bulan sekali.
“Melalui program-program ini, kami berusaha menghadirkan manfaat, tidak hanya untuk anggota DWP, tetapi kehadirannya bermanfaat untuk lingkungan kampus secara luas,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan silaturahmi diisi dengan sambutan, perkenalan, dan keliling ke Klink Pratama, Perpustakaan. Para anggota DWP mengenakan busana batik nasional DWP sebagai simbol kebanggaan dan identitas bersama. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mencerminkan semangat DWP dalam mendukung kiprah pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Untuk mengetahui Membangun Kemandirian Bersama Djatimart ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
