HomeBeritaBeritaRisetTingkatkan Literasi Usaha Syariah, Dosen UIN Bandung Berdayakan Ekonomi Warga Marginal Desa Karyamukti Garut

Tingkatkan Literasi Usaha Syariah, Dosen UIN Bandung Berdayakan Ekonomi Warga Marginal Desa Karyamukti Garut

Tingkatkan Literasi Usaha Syariah, Dosen UIN Bandung Berdayakan Ekonomi Warga Marginal Desa Karyamukti Garut

UINSGD.AC.ID (Humas) — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus mengukuhkan komitmennya dalam implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, wabilkhusus pada pilar pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Litapdimas Kementerian Agama RI yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dua akademisi dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Hukum, yakni Dr. Jaenudin, M.Ag. dan Azmi Abdul Aziz, S.H., M.H., sukses menggelar program penguatan kemandirian usaha bagi komunitas marginal di Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Langkah strategis ini menyasar kelompok rentan yang terdiri atas perempuan kepala keluarga, penanggung nafkah utama, dan buruh tani. “Beranjak dari temuan awal bahwa mayoritas peserta memiliki penghasilan tidak stabil, minim aset produktif, dan tidak terbiasa melakukan pencatatan keuangan usaha, tim pelaksana merumuskan pendampingan praktis dan aplikatif. Kondisi ketiadaan pembukuan ini sebelumnya membuat warga kesulitan membedakan antara modal, biaya operasional, dan pendapatan bersih,” tegas Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Jumat (9/10/2026).

Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), Dr. Jaenudin dan Azmi Abdul Aziz tidak sekadar memberikan teori, tetapi turun langsung membedah persoalan ekonomi warga. Program yang bergulir sejak Juli hingga September 2026 ini membekali peserta dengan keterampilan menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga mencatat arus kas. “Warga diedukasi mengenai kesepakatan usaha yang selaras dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah, termasuk kejelasan pembagian hasil serta penghindaran praktik riba dan gharar,” jelasnya.

Fokus pada substansi pendampingan membuahkan hasil yang terukur dan menggembirakan. Tingkat literasi ekonomi syariah warga mengalami lonjakan signifikan, ditandai dengan peningkatan rerata skor pemahaman dari 46 menjadi 74. Antusiasme warga juga terpotret dari tingkat kehadiran yang mencapai 86,25% selama delapan sesi kegiatan, di mana 92,5% respons warga menunjukkan kepuasan dan merasakan manfaat langsung dari program ini.

Dampak paling krusial terlihat pada peningkatan taraf ekonomi peserta. Berdasarkan evaluasi tindak lanjut, penerapan pembukuan dan pemahaman prinsip syariah ini terbukti mampu mendongkrak omzet aktivitas dampingan warga secara nyata.

“Para peserta yang sebelumnya kesulitan memantau hasil usahanya, kini mencatatkan kenaikan penghasilan yang signifikan dari masa akhir pendampingan inti hingga fase tindak lanjut di bulan ketiga. Tren positif dari bertambahnya jumlah transaksi usaha yang kini terekam dengan baik juga mengindikasikan denyut ekonomi komunitas yang semakin sehat, aktif, dan terarah,” bebernya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, alhamdulillah, luaran pengabdian ini telah berhasil dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 4, yakni Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 8 No. 2, 2026). “Saat ini, tim pelaksana tengah memproses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) serta mematangkan dokumentasi audiovisual kegiatan,” ujarnya.

Ke depan, hasil pengabdian ini menjadi pijakan penting bagi warga untuk terus menilai kelayakan usahanya melalui pencatatan yang teratur. Tim pelaksana merekomendasikan adanya keberlanjutan dukungan secara sinergis dari BUM Desa dan kelompok tani setempat melalui penyediaan mentor pendamping lokal. “Dengan evaluasi dan penyempurnaan yang berkelanjutan, model pendampingan khas UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini diharapkan dapat menjadi rujukan berharga bagi program pemberdayaan ekonomi umat di wilayah lainnya,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *