UINSGD.AC.ID (Humas) — Rabiul Akhir atau Rabiuts Tsani menempati urutan keempat dalam kalender Hijriah. Walaupun popularitasnya tidak setara dengan bulan-bulan lain seperti Ramadhan, Dzulhijjah, Muharram, atau Rajab, bulan Rabiul Akhir tetap mencatat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah peradaban Islam.
Merujuk pada literatur kitab-kitab Sirah Nabawiyah dan catatan sejarah keislaman (termasuk himpunan data BAZNAS), berikut adalah 11 peristiwa dan catatan bersejarah yang terjadi di bulan Rabiul Akhir:
1. Ekspedisi Buhran
Shafiyur Rahman Mubarakfuri dalam kitab Ar-Rahiqul Makhtum (Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar: 2007, hlm. 245) menjelaskan, ekspedisi Buhran terjadi karena tersiar kabar bahwa kabilah Sulaim telah berkumpul di daerah Buhran (wilayah Hijaz) untuk merencanakan kejahatan terhadap umat Islam. Peristiwa ini terjadi pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-3 Hijriah dan dipimpin langsung oleh Rasulullah ﷺ.
Perang ini tidak sampai pecah karena pihak musuh melarikan diri saat melihat rombongan Rasulullah bersama ratusan prajurit muslim. Untuk memastikan kabilah Sulaim tidak berbuat ulah lagi, Rasulullah tinggal di Buhran selama satu bulan sebelum kembali ke Madinah pada bulan Jumadal Ula dengan situasi yang sudah aman.
2. Operasi Intelijen Zaid bin Haritsah
Mubarakfuri (hlm. 245-246) mencatat bahwa sebelum meletusnya Perang Uhud di bulan Rabiul Akhir tahun ke-3 Hijriah, Rasulullah mengutus Zaid bin Haritsah untuk melakukan operasi pengintaian. Misi ini dinilai sebagai patroli terakhir dan paling berhasil sebelum pecahnya Perang Uhud.
Kepiawaian Zaid di bidang intelijen membuatnya kembali dipercaya. Pada Rabiul Akhir tahun ke-6 Hijriah, ia diutus menuju Jamum, Najd, untuk mengintai Bani Sulaim yang diduga merencanakan perlawanan. Setibanya di sana, Zaid tidak menemukan pasukan musuh, melainkan hanya mendapati seorang wanita bernama Halimah yang sempat ditawan namun kemudian dikembalikan kepada suaminya.
3. Tragedi Dzul Qishah
Pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-6 Hijriah, Rasulullah mengutus Muhammad bin Maslamah bersama sepuluh sahabat menuju daerah Dzul Qishah (Ar-Rahiqul Makhtum, hlm. 322). Tujuannya adalah memantau pergerakan Bani Tsa‘labah yang diduga hendak mengkhianati umat Islam. Sayangnya, pergerakan pasukan kecil ini terendus. Bani Tsa‘labah melancarkan serangan mendadak di malam hari yang mengakibatkan seluruh sahabat gugur syahid, kecuali Muhammad bin Maslamah yang berhasil selamat.
4. Pernikahan Utsman bin Affan dengan Ummu Kultsum
Al-Mawardi dalam kitab Al-Hawil Kabir (Darul Kutubil Ilmiyah: 1994, juz 14, hlm. 31) mengungkapkan bahwa setelah Ruqayah binti Rasulullah wafat, Utsman bin Affan menikah dengan Ummu Kultsum, yang juga merupakan putri Nabi. Dari pernikahan inilah Utsman dikenal dengan gelar Dzun Nurain (pemilik dua cahaya) karena menjadi satu-satunya sahabat yang menikahi dua putri Nabi. Akad nikah ini dilangsungkan pada bulan Rabiul Awwal, sementara resepsinya digelar pada bulan Rabiul Akhir.
5. Turunnya Surah Al-Hasyr
Turunnya Surah Al-Hasyr merupakan momen penting yang terjadi pada bulan Rabiul Akhir. Surah ini diturunkan setelah pengusiran suku Yahudi Bani Nadhir dari Madinah. Suku tersebut terbukti merencanakan pembunuhan terhadap Nabi Muhammad ﷺ sehingga mereka diusir dari kota. Surah Al-Hasyr mengabadikan peristiwa ini dan menjadi pelajaran bagi umat Islam tentang ketegasan menghadapi pengkhianatan dengan tetap menjaga keadilan.
6. Wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz
Salah satu peristiwa paling berpengaruh adalah wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada bulan Rabiul Akhir tahun 101 Hijriah. Beliau dikenal sebagai pemimpin Dinasti Umayyah yang adil, bijaksana, dan sangat peduli pada kesejahteraan rakyat. Reformasi yang diterapkannya berhasil memulihkan nilai-nilai murni Islam dalam pemerintahan. Keberaniannya melawan korupsi dan ketidakadilan menjadikannya simbol kepemimpinan ideal yang kepergiannya ditangisi oleh komunitas Muslim.
7. Penaklukan Kota Debal (Masuknya Islam ke Asia Selatan)
Pada Rabiul Akhir tahun 93 Hijriah, pasukan Muslim yang dipimpin oleh Muhammad bin Qasim berhasil menaklukkan kota Debal di wilayah Sindh (kini bagian dari Pakistan). Penaklukan ini menandai awal masuknya Islam ke Asia Selatan. Muhammad bin Qasim dikenal memperlakukan penduduk setempat dengan sangat adil, yang pada akhirnya mempercepat penyebaran sekaligus memperkenalkan ajaran Islam pada budaya yang beragam di wilayah tersebut.
8. Perluasan Dakwah Islam di Afrika Utara
Bulan ini juga mencatat penyebaran masif Islam di Afrika Utara pada abad ke-7. Pasukan Muslim di bawah pimpinan Uqbah bin Nafi’ berhasil memperluas wilayah dakwah hingga ke Maroko dan Aljazair. Uqbah dikenal atas keteguhannya membangun masjid-masjid sebagai pusat peradaban baru. Ekspansi ini menjalin hubungan historis yang kuat antara dunia Islam dan peradaban benua Afrika.
9. Perang Melawan Tentara Salib (Kepemimpinan Salahuddin Al-Ayyubi)
Pertempuran besar melawan Tentara Salib yang dipimpin oleh Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (Saladin) pada tahun 583 Hijriah juga terjadi di bulan Rabiul Akhir. Dalam usahanya membebaskan Yerusalem, Salahuddin menunjukkan kecerdasan militer sekaligus belas kasih yang luar biasa. Ia dipuji secara luas, bahkan oleh musuh-musuhnya, karena etika moralnya dalam berperang.
10. Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Era Abbasiyah
Rabiul Akhir menjadi saksi kemajuan besar ilmu pengetahuan selama masa Kekhalifahan Abbasiyah. Para ilmuwan besar seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina aktif menghasilkan karya-karya ilmiah yang menjadi fondasi peradaban. Baitul Hikmah di Baghdad memainkan peran sentral dalam menerjemahkan dan mengembangkan literatur dari berbagai peradaban ke dalam bahasa Arab, memajukan disiplin matematika, astronomi, dan kedokteran.
11. Refleksi: Saksi Kekayaan Peradaban Islam
Dari ekspedisi militer defensif, diplomasi, hingga kemajuan sains dan keadilan sosial, bulan Rabiul Akhir telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang peradaban Islam. Berbagai dinamika yang terjadi pada bulan ini bukan sekadar catatan tanggal, melainkan warisan hikmah yang membentuk karakter komunitas Muslim global hingga hari ini.
Itulah 11 peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Rabiul Akhir, membentang dari zaman Rasulullah ﷺ hingga masa keemasan Islam klasik. Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa bulan Rabiul Akhir menyimpan jejak sejarah yang kaya dan sarat akan pelajaran berharga bagi umat Islam. Wallahu a‘lam bish-shawab.

