UIN Bandung Siap Sukseskan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

UINSGD.AC.ID (Humas) — UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyatakan kesiapannya untuk hadir dan menyukseskan acara Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil & Makmur” yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., memberikan dukungan penuh dan harapan besarnya terhadap agenda nasional ini. “Semoga Dzikir dan Do’a Kebangsaan ini menjadi penguat langkah kita bersama dalam merawat toleransi, memperkokoh persatuan, serta mengabdi demi kemajuan negeri yang berdaulat dan berkeadilan. Aamiin,” tegasnya.

Sambut Bulan Kemerdekaan Bersama Tokoh Lintas Agama
Secara nasional, Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., telah mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk turut serta meramaikan acara ini.

“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Ayo hadir dan ajak keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekat kita,” ujar Menag, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung dari pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat sudah diperbolehkan memasuki kawasan acara sejak pukul 15.00 WIB melalui pintu keamanan (security door) di sisi utara dan selatan Monas. Bagi peserta yang tidak bisa masuk ke area utama, panitia telah menyediakan layar LED yang tersebar di area luar agar seluruh rangkaian acara tetap dapat diikuti dengan khidmat.

Rangkaian Acara dan Fasilitas
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai momentum spiritual dengan berbagai agenda utama, antara lain:

– Panduan suara dan penampilan hadrah.
– Khataman Al-Qur’an.
– Salat Magrib berjemaah.
– Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Zian Fahrezi.
– Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
– Doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh tokoh perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan ratusan toilet dan area wudu dengan kapasitas 1.000 hingga 1.500 keran guna memastikan kenyamanan jemaah.

Imbauan bagi Peserta
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, panitia mengimbau para peserta yang hadir agar memperhatikan beberapa hal berikut:

– Dianjurkan: Mengenakan pakaian berwarna putih dan membawa perlengkapan salat yang praktis.
– Dihindari: Membawa barang bawaan yang terlalu banyak serta membawa bayi atau anak balita.
– Dilarang Keras: Membawa benda tajam, senjata api, petasan, atau barang-barang berbahaya lainnya ke area kegiatan.

“Doa adalah kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar bangsa. Melalui zikir dan doa bersama lintas agama ini, kita memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.

Kementerian Agama dan seluruh elemen pendukung, termasuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung, berharap acara ini dapat memperkuat tali persaudaraan lintas umat beragama dan menyalakan kembali semangat gotong royong dalam membangun Indonesia.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *