Dari Ruang Seminar Menuju Harapan Baru bagi Studi Ilmu Hukum PTKIN

UINSGD.AC.ID (Humas) — Pada hari rabu tepatnya di tanggal 17 Juni 2026, suasana di Aula Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH), dipenuhi oleh peserta dari berbagai daerah. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, mulai dari pengelola program studi, dosen, hingga mahasiswa.

Namun ada satu tujuan yang mempersatukan mereka dalam Pelantikan, Rapat Kerja Nasional dan Seminar Nasional Perkumpulan Penyelenggara Program Studi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PPPSIH PTKIN) se-Indonesia, yakni membangun masa depan pendidikan ilmu hukum yang lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (Selasa-Kamis) dari tanggal 16-18 Juni 2026 di UIN Sunan Gunung Djati itu menjadi ruang bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi Fitria, seorang dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, seminar ini memberikan manfaat yang lebih dari sekadar forum diskusi. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu para pengelola Program Studi Ilmu Hukum memiliki kesepahaman dalam menyusun kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja tanpa meninggalkan identitas keislaman yang menjadi ciri khas PTKIN.

“Kami memiliki kesepahaman tentang bagaimana mengelola Program Studi Ilmu Hukum, khususnya dalam membuat kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta tetap mempertahankan integrasi Islam,” ujarnya.

Meski harus menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung, Fitriya mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Bagi saya seminar nasional tidak hanya menjadi tempat memperoleh informasi baru, tetapi mempererat silaturahmi dengan para dosen dan pengelola program studi ilmu hukum dari berbagai PTKIN,” jelasnya.

Dengan harapan hasil rapat kerja nasional nantinya tidak hanya menghasilkan kesepahaman kurikulum, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, seperti kolaborasi penelitian, pertukaran dosen, serta berbagai program akademik lainnya.

 

Semangat yang sama dirasakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nabilah Najwa dan Nazmi Nur Fadilah. Sebagai mahasiswa semester dua, kesempatan mengikuti seminar nasional menjadi pengalaman berharga yang memberikan wawasan baru mengenai perkembangan ilmu hukum di Indonesia.

Menurut mereka, seminar tersebut membantu mahasiswa memahami berbagai isu dan arah pengembangan ilmu hukum di masa depan yang selama ini belum banyak diketahui melalui perkuliahan sehari-hari.

Selain memperoleh pengetahuan baru, keduanya mengaku bangga karena dapat menjadi bagian dari kegiatan yang menghadirkan peserta dari berbagai PTKIN di Indonesia. Mulai dari kehadiran perwakilan dosen, penyelenggara program studi Ilmu Hukum dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan berbagai PTKIN lainnya, juga memberikan pengalaman tersendiri bagi mereka sebagai tuan rumah.

Harapan pun turut disampaikan. Mereka berharap Program Studi Ilmu Hukum dapat terus berkembang dan memberikan ruang yang lebih luas bagi pendalaman Ilmu Hukum, sehingga mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan di masa depan.

Di balik rangkaian pelantikan, rapat kerja, dan seminar nasional yang berlangsung, tersimpan tujuan yang lebih besar dari sekadar agenda organisasi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan harapan bersama demi kemajuan pendidikan ilmu hukum di lingkungan PTKIN. Dari Bandung, semangat itu kembali diteguhkan untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. (Anggun Pratama Putri /Magang)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *