Satpam dan Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan Kelancaran UM-PTKIN di UIN Bandung

UINSGD.AC.ID (Humas) — Pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendapat dukungan dari berbagai pihak. Petugas keamanan dan kebersihan turut berperan menjaga kelancaran kegiatan. Keduanya memastikan peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman.

Anggota Satuan Pengamanan (Satpam) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Asep Alamsah, bertugas selama pelaksanaan UMPTKIN dan bertanggung jawab menjaga keamanan di area luar gedung Lecture Hall. Selain itu, mengatur kendaraan peserta dan tamu yang datang.

Menurutnya, tugas satpam mencakup pengaturan, penjagaan, dan pengawalan. Pengaturan dilakukan pada kendaraan roda dua dan roda empat. Sementara itu, penjagaan dilakukan untuk menjaga ketertiban lingkungan kampus.

“Petugas keamanan juga membantu peserta yang belum mengetahui lokasi ujian. Kami memberikan arahan menuju gedung yang dituju. Jika diperlukan, petugas turut mendampingi peserta menuju lokasi,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Asep menilai peran satpam sangat penting selama pelaksanaan UMPTKIN. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi peserta dan sivitas akademika. Ia berharap tugas tersebut dapat dijalankan secara optimal.

Kesibukan petugas meningkat saat peserta dan tamu datang bersamaan. Mereka harus mengatur arus kendaraan serta memberikan informasi lokasi. Selain itu, petugas juga mengantisipasi kehilangan barang milik peserta.

Area parkir menjadi titik pengawasan utama selama ujian berlangsung. Petugas memprioritaskan keamanan kendaraan roda dua. Mereka juga mengarahkan peserta ke lokasi parkir terdekat dengan gedung ujian.

Petugas Kebersihan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Muhammad Saipul, menjelaskan persiapan UMPTKIN dilakukan sejak satu minggu sebelumnya. Berbagai fasilitas kampus diperiksa secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk menunjang kenyamanan peserta.

“Fasilitas seperti AC, toilet, lantai yang rusak, dan komputer diperiksa sebelum ujian berlangsung. Perbaikan dilakukan pada beberapa bagian yang memerlukan penanganan. Persiapan tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Saipul menambahkan bahwa kebersihan area kampus dijaga setiap hari. Petugas fokus membersihkan ruangan, jalur akses, dan kamar mandi. Ia berharap perbaikan fasilitas dapat dilakukan lebih awal pada kegiatan berikutnya agar persiapan tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang pelaksanaan UMPTKIN. (Sahara Putri Amiliana / Magang)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *