Wakil Rektor III Lantik 64 Siswa: Jadilah Pribadi yang Rendah Hati
UINSGD.AC.ID (Humas) — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A., secara resmi melantik 64 siswa dalam Prasetya Protokoler Angkatan XVI yang berlangsung di Taman Kujang, depan Gedung Anwar Musaddad, Kampus I, Rabu (13/5/2025).
Dalam amanatnya, Prof. Husnul menyampaikan momentum Prasetya Akademi Protokol bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah proses pembentukan karakter, integritas, disiplin, serta tanggung jawab sebagai bagian dari insan akademik yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan etika pelayanan.
Menjadi bagian dari Unit Protokol berarti siap menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah institusi, membangun komunikasi yang santun, serta menghadirkan keteladanan dalam sikap dan perilaku.
“Saya memandang bahwa keberadaan Unit Protokol Pramuka memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas kelembagaan kampus. Tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis keprotokolan, tetapi juga harus mampu menunjukkan kecerdasan sosial, kemampuan komunikasi, ketegasan, ketelitian, dan loyalitas terhadap nilai-nilai institusi,” tegasnya.
Di era yang penuh tantangan saat ini, mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki soft skills, jiwa kepemimpinan, kemampuan kolaborasi, dan integritas moral yang kuat.
“Oleh karena itu, saya berharap melalui proses ini akan lahir jiwa jiwa muda yang profesional, adaptif, berakhlakul karimah, serta mampu menjadi representasi terbaik UIN Sunan Gunung Djati Bandung di tengah masyarakat,” jelasnya.
Peran protokoler sangat strategis dalam menjamin kerapihan, ketertiban, dan kehormatan sebuah acara. Di era digital yang serba cepat, generasi muda dituntut untuk adaptif, kreatif, dan solutif, namun tetap berpegang pada nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab.
“Pegang teguh nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat pengabdian. Jadilah pribadi yang rendah hati namun berwibawa, tegas namun santun, serta aktif menjaga nama baik organisasi dan almamater kampus,” pesannya.
Sebagai Wakil Rektor III yang membidangi kemahasiswaan dan alumni, Prof. Husnul menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka sebagai wahana pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.
“Saya mengapresiasi seluruh panitia, pembina, dan senior yang terus menjaga keberlangsungan agenda ini sebagai ruang pembinaan mahasiswa yang positif dan konstruktif. Semoga kegiatan ini menjadi sarana lahirnya generasi muda kampus yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing, berbasis rahmatan lil alamin,” bebernya.
“Akhirnya, dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbilalamin, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada kalian semuanya Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan kepada kita semua,” ujarnya.
Dalam laporannya, Ketua Gugus depan 23-002, Dr. Hj. Yeti Heryati, S.Ag., M.Pd., menyampaikan ini dalam rangka melahirkan generasi yang unggul berdaya saing, Unit Protokol secara konsisten menyelenggarakan pendidikan bertajuk Akademi Protokol yang berlangsung sejak tahun 2006.
Pelaksanaan Akademi Protokol angkatan ke-16 tahun 2026 dimulai dari rangkaian seleksi penerimaan calon siswa yang dilakukan pada bulan September tahun 2025 dengan pendaftar sebanyak 192 orang dari 5 universitas di jawa barat, di antaranya : Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Padjajaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Binawan
Melalui seleksi yang ketat, sebanyak 84 orang dinyatakan lulus sebagai calon siswa dari 192 pendaftar. “Pendidikan Akademi Protokol yang dilaksanakan dari awal bulan Januari sampai pertengahan bulan Mei tahun 2026, menyatakan sejumlah 64 siswa lulus menjadi Anggota Remaja Unit Protokol,” jelasnya.
Dalam akademi protokol, terdapat tiga aspek utama dalam pola pembinaan: Pertama, Pembinaan Fisik. Anggota Protokol dilatih dan dibina agar selalu menjaga kebugaran jasmani sebagai bagian dari kebutuhan hidup.
Kedua, Pembinaan Mental dan Spiritual. Anggota protokol senantiasa dibina mental dan spiritualnya dengan selalu menanamkan etika yang baik, serta mempunyai keteguhan hati yang kuat. Ketiga, Pembinaan Kompetensi Keprotokolan. Sebagai komponen utama dari pendidikan, pembinaan kompetensi keprotokolan ini difokuskan kepada berbagai rumpun kompetensi seperti management event, pelayanan pimpinan, service excellent, public speaking dan multimedia
Selama proses pendidikan berlangsung, para siswa dibimbing oleh pelatih dan para narasumber yang ahli di bidangnya. “Mereka berasal dari praktisi keprotokolan, akademisi, dan jajaran birokrat dari berbagai instansi,” ujarnya.
Sejak berdirinya pada tahun 2006, Unit Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melahirkan 16 generasi, dengan jumlah 576 lulusan sampai hari ini. Rekam jejak alumni yang berkiprah dalam dunia keprotokolan telah tersebar di berbagai instansi : Pemerintah Pusat, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Pemerintah Provinsi, Pemerintah DPRD Provinsi, Kejaksaan Tinggi,
Pemerintah Kota/Kabupaten, Dinas Komunikasi dan Informatika, Protokol pemerintah komisi informasi, Bawaslu, BUMN, penyiar di berbagai stasiun televisi, pengusaha di bidang industri kreatif seperti event organizer dan wedding planner serta berkarir di bidang akademisi dan trainer bersertifikasi pada bidang keprotokolan.
Akademi Protokol ini menjadi jembatan untuk anggotanya mempunyai pilihan karir, dan menjadi pelengkap kompetensi akademik yang dimiliki. Segala pencapaian tentu tidak lepas dari arahan, dorongan, dan motivasi dari berbagai pihak, baik pihak para pimpinan universitas, fakultas, jurusan, para pendiri, pembina, pelatih, kwartir, terutama para orang tua siswa Akademi Protokol.
“Untuk itu, atas nama Unit Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung, saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih. Semoga berkenan kepada kakak-kakak untuk terus memberikan dorongan, bimbingan, arahan, secara terus menerus kepada putra putri kami di Akademi Protokol, sehingga dari tahun ke tahun akademi protokol menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Hadir dalam Prasetya Protokoler Angkatan XVI, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jawa Barat, Sekretaris Kwartir Daerah Jawa Barat, Gilang Syallendra, S.TP. M.Si, Protokol Sekretariat DPRD Jawa Barat, Seksi Pemulihan Aset dan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Ketua Gugus Depan Kota Bandung 23.001 Dr. Pepen Supendi, M.Ag., Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung, Ketua Kwarran Cibiru,
Para Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Jurusan di lingkungan UIN SGD Bandung, Ketua Gugus Depan Kota Bandung 23.001-23.002 beserta Jajaran Pembina Ketua DEMA, SEMA, HMJ serta UKM UKK, Ketua Protokol Mahasiswa se-Jabar, Para Dewan Kerja se– Jawa Barat serta hadirin orang tua siswa Akademi Protokol Angkatan – XVI.