UINSGD.AC.ID (Humas) — Lembaga pemeringkatan AD Scientific Index kembali merilis daftar sembilan rektor dengan H-Index tertinggi di Indonesia. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., masuk dalam jajaran tersebut dengan capaian 4.572 sitasi, H-index 27, dan i10-index 47.
Dilansir dari laman AD Scientific Index, H-Index merupakan indikator penting untuk mengukur produktivitas dan dampak ilmiah seorang akademisi secara global. Capaian ini menunjukkan pengakuan atas kontribusi riset dan produktivitas akademik yang terus dikembangkan di UIN Bandung.
Peringkat ini disusun berdasarkan penilaian komprehensif terhadap kinerja akademik, terutama produktivitas penelitian dan dampaknya yang diukur melalui Total H-Index, yakni jumlah karya ilmiah terindeks serta tingkat sitasi oleh peneliti lain di seluruh dunia. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai institusi pendidikan unggul yang berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
Kesembilan rektor beserta capaian akademiknya, sebagai berikut:
- Jamaluddin Jompa (Universitas Hasanuddin): 9.910 sitasi, H-index 41, i10-index 109
- Muhammad Yusuf (Politeknik Praktisi Bandung): 6.826 sitasi, H-index 56, i10-index 97
- Widodo (Universitas Brawijaya): 3.330 sitasi, H-index 30, i10-index 77
- Tri Basuki Joewono (Universitas Katolik Parahyangan): 2.957 sitasi, H-index 26, i10-index 58
- Heri Hermansyah (Universitas Indonesia): 2.726 sitasi, H-index 29, i10-index 82
- Azhar Affandi (Universitas Pasundan): 2.675 sitasi, H-index 28, i10-index 52
- Rosihon Anwar (UIN Bandung): 4.572 sitasi, H-index 27, i10-index 47
- Harun Joko Prayitno (Universitas Muhammadiyah Surakarta): 3.938 sitasi, H-index 32, i10-index 92
- Ova Emilia (Universitas Gadjah Mada): 2.555 sitasi, H-index 26, i10-index 47
Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh sivitas akademika atas dukungan dan kolaborasi yang mengantarkan capaian tersebut.
“Dengan mengucapkan rasa syukur alhamdulillah, berkat dorongan dan dukungan dari semua pihak, hari ini saya mendapatkan kabar membahagiakan dari AD Scientific Index. Mari kita luruskan niat karena Allah SWT dan rapatkan barisan untuk terus memberikan manfaat serta berkontribusi bagi kemajuan kampus tercinta. Terima kasih atas ucapan dan doanya. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” tegasnya, Jumat (17/4/2026).
Guru Besar Ilmu Tafsir ini menambahkan, “Mari kita terus bersinergi membangun kampus tercinta. Capaian ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan riset berbasis keislaman yang mampu bersaing di kancah global. Kami akan terus berinovasi dan berupaya mempertahankan kualitas ini pada tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
Sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Pengakuan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar kampus karena mencerminkan konsistensi, ketekunan, serta kontribusi ilmiah yang signifikan dalam dunia riset dan pendidikan tinggi.
Wakil Rektor I UIN Bandung, Prof. H. Dadan Rusmana, M.Ag., mengucapkan “Selamat untuk pa Rektor Prof Rosihon Anwar yang masuk pada jajaran rektor dengan produktivitas tinggi dalam bisang riset dan sitasinya di Indonesia. Kami ikut bangga dan bahagia. Semoga riset, kajian, dan karya-karyanta terus bermanfaat bagi dunia kampus dan masyarakat pada umumnya. Âmîn,” ujarnya.
Capaian ini menegaskan bahwa rektor masa kini bukan hanya administrator, tetapi ilmuwan yang berkontribusi aktif dalam perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional hingga global.