Peluh, Doa, dan Sujud Syukur: Hari Pertama Kontingen UIN Bandung Mengguncang PORSI JAWARA II

UINSGD.AC.ID (Humas) — Dua menit lima puluh sembilan detik yang menegangkan di Lapangan Fakultas Syariah (FASYA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ditutup dengan air mata haru.

Pasangan pesilat seni ganda putri, Hesti Mulyanti Ashfia Nurjanah dan Reisya Fauziah, langsung bersimpuh mencium matras tanda syukur begitu dewan juri menetapkan mereka sebagai yang terbaik dalam catatan waktu presisi 2 menit 59 detik.

Pemandangan serupa hadir beberapa saat sebelumnya saat Rheyna Ramadhani Azhari menuntaskan jurus tunggal putrinya. Skor nyaris sempurna, 9,90, terpampang di papan nilai.

Rheyna bersujud syukur, disambut sorak kelegaan ofisial dan jajaran pimpinan kampus yang hadir langsung di tepi arena.

Di hari pembuka Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II se-Jawa dan Madura, Kamis (10/9/2026), rombongan UIN Sunan Gunung Djati Bandung tak sekadar bertanding. Mereka datang membawa dedikasi berbulan-bulan latihan yang langsung terbayar lunas, dengan perolehan empat medali emas dan satu perak berhasil diamankan sekaligus.

Keringat di gelanggang silat dilengkapi ketenangan batin di panggung seni dan keagamaan. Jika matras FASYA dipenuhi hentakan tenaga, Ruang Ex. Perpustakaan GPT Pekalongan justru sunyi dan penuh konsentrasi.

Selama sepuluh jam maraton, sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, Tb Edi Sudrajat tekun menari bersama kuas dan cat.

Jemarinya yang stabil melahirkan kaidah khat bernilai estetika tinggi, mengunci nilai 285 sekaligus menyumbangkan emas lewat Kaligrafi Dekorasi Putra.

Kilau prestasi ini kian paripurna lewat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari arena Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 20 Juz Putra. Muhammad Fadhil Zikri tampil memukau hingga berhasil membalikkan keadaan dan merebut podium tertinggi.

Perjalanan Fadhil menuju podium emas diwarnai perjuangan mental yang tak mudah. Sempat berada di posisi yang kurang menguntungkan saat babak awal, mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin ini membuktikan bahwa keteguhan ikhtiar mampu mengubah keadaan.

“Senang, tidak menyangka karena pada babak penyisihan ada yang dikasih tahu dan urutan keempat. Berkat usaha, doa, ikhtiar, dan dukungan dari semuanya, alhamdulillah pada sesi final ikut tampil, dan meraih prestasi ini. Terima kasih kepada ustadz yang telah membimbing saya selama ini,” ungkap Fadhil penuh syukur.

Momentum kejayaan sore itu disaksikan langsung oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Husnul Qodim, MA., Kepala Biro AUPK Dr. H. Ajam Mustajam, M.Si., para Wakil Dekan III, serta jajaran pelatih dan ofisial yang tak henti-hentinya memompa semangat kontingen dari pinggir arena.

Hari pertama baru saja usai, namun asa juara umum kontingen UIN Sunan Gunung Djati Bandung kini berkobar kian terang benderang.

Berikut adalah daftar torehan prestasi dan para peraih medali UIN Bandung di hari pertama ajang PORSI JAWARA II Pekalongan:

1. Rheyna Ramadhani Azhari – Cabang Pencak Silat Seni Tunggal Putri (Juara 1 / Medali Emas 🥇 | Skor: 9,90)

2. Gunawan Gustandi – Cabang Pencak Silat Seni Tunggal Putra (Juara 2 / Medali Perak 🥈 | Skor: 9,89)

3. Hesti Mulyanti Ashfia Nurjanah & Reisya Fauziah – Cabang Pencak Silat Seni Ganda Putri (Juara 1 / Medali Emas 🥇 | Durasi: 2 menit 59 detik)

4. Tb Edi Sudrajat – Cabang Seni Kaligrafi Dekorasi Putra (Juara 1 / Medali Emas 🥇 | Nilai: 285)

5. Muhammad Fadhil Zikri – Cabang Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 20 Juz Putra (Juara 1 / Medali Emas 🥇I Nilai 96)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *