UINSGD.AC.ID (Humas) — Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2025 akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari pada tanggal 26 s.d 28 Agustus 2025 mulai pukul 07.00 WIB s/d 16.00 WIB.
Yuk kenali logonya!
Logo PBAK 2025 UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengandung makna mendalam yang mencerminkan semangat transformasi mahasiswa baru menjadi insan akademis yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.

1. Warna Logo
Hijau: Melambangkan Islam, pertumbuhan, dan harmoni dengan alam. Hijau juga menjadi identitas khas kampus Islam yang menyejukkan suasana akademik.
Biru: Menggambarkan kepercayaan, ketenangan, dan intelektualitas, serta hubungan spiritual yang tenang dengan Tuhan.
Gradasi Biru ke Hijau: Simbol perjalanan mahasiswa dari awal penuh harapan (biru) menuju kematangan intelektual dan spiritual (hijau).
Aksen Kuning Muda: Memberikan energi, semangat, dan optimisme sebagai penyeimbang nuansa sejuk.
2. Simbol Utama
Bulu Merak: Melambangkan keindahan, pengetahuan, dan spiritualitas. Dalam budaya, bulu merak juga menjadi simbol perlindungan, keagungan, dan pembaruan.
Tetesan Air + Mata Merak: Simbol kehidupan, penyucian diri, serta awal baru yang sejalan dengan orientasi mahasiswa baru (PBAK).
Lingkaran Putih di Tengah: Melambangkan kesucian, potensi murni, serta “kanvas kosong” yang siap diisi ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai di UIN.
Lengkungan Hijau di Bawah: Menyerupai bulan sabit, simbol Islam dan pertumbuhan, sekaligus bimbingan spiritual kampus.
Kelopak/Sayap Merak di Kiri-Kanan: Menunjukkan kebebasan berekspresi, kemegahan, kebanggaan, serta cakrawala ilmu yang terus berkembang. Komposisi simetrisnya memberi makna keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat, akal dan spiritualitas.

3. Tipografi PBAK 2025 UIN SGD
Huruf tebal dengan gradasi memberi kesan modern, dinamis, dan kuat, mencerminkan semangat generasi muda yang penuh energi.
Makna Keseluruhan Logo
Logo ini merepresentasikan perjalanan mahasiswa baru dari awal penuh harapan menuju kematangan akademik, spiritual, dan sosial. Setiap elemen warna, bentuk, dan simbol saling melengkapi untuk menghadirkan narasi tentang pertumbuhan, spiritualitas, keilmuan, dan masa depan yang gemilang.