UINSGD.AC.ID (Humas) — Moment ini bukan hanya tentang toga yang dikenakan dan gelar yang diraih, tapi tentang perjalanan panjang yang penuh cerita, doa, dan perjuangan yang akhirnya sampai di titik ini.
Siapa sangka, di hari wisuda sendiri, tidak hanya berdiri sebagai seorang wisudawati… tetapi juga diberi kehormatan untuk mempersembahkan lagu Jayanti di momen sakral ini, di UIN Sunan Gunung Djati Bandung 🎓
Momen yang tak Terlupakan
Suara ini mungkin sederhana, namun di dalamnya ada harapan, ada rasa syukur, dan ada semua langkah yang dulu terasa berat namun kini terasa sangat berarti.
Di antara haru dan bahagia yang menyatu, kita belajar bahwa setiap proses yang dijalani dengan sabar dan doa, pada akhirnya akan menghadirkan momen yang tak terlupakan.
Lagu Jayanti hari ini bukan sekadar persembahan, tapi juga ungkapan hati bahwa perjuangan ini tidak pernah sia-sia.
Awal Perjalanan Panjang dan Bermakna
Terima kasih untuk setiap jatuh yang menguatkan, setiap lelah yang mengajarkan arti bertahan, dan setiap doa yang tak pernah berhenti mengiringi.
Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih panjang dan bermakna 🌿
Alhamdulillah sudah berada di titik yang dulu hanya berani aku doakan dalam diam.
Perjalanan ini tidak selalu mudah ada lelah yang disembunyikan, air mata yang jatuh tanpa suara, dan ragu yang sempat singgah.
Namun sekarang, saya sudah melewati langkah ini. Bukan hanya tentang gelar, tapi tentang bukti bahwa jika berusaha kita akan mampu bertahan, berjuang, dan tidak menyerah.
Terima kasih untuk diriku sendiri yang tetap kuat, meski sering merasa rapuh.
Dan untuk semua doa yang mengiringi langkahku ini adalah awal dari perjalanan yang lebih besar.
Selamat untukku. 🌸
Gitalis Dwi Natarina yang lebih dikenal dengan Gita KDI, Magister Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung