UINSGD.AC.ID (Humas) — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A., secara resmi melantik 38 siswa dalam Prasetya Protokoler Angkatan XV yang berlangsung di Taman Kujang, depan Gedung Anwar Musaddad, Kampus I, Kamis (15/5/2025).
Dalam amanatnya, Prof. Husnul menyampaikan bahwa prosesi Prasetya Protokoler ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol ikrar, dedikasi, dan kesiapan para peserta untuk mengemban tugas keprotokoleran, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. “Ini adalah pengakuan atas kedewasaan, komitmen, dan semangat pengabdian yang telah kalian tempuh dalam proses panjang pembinaan,” tegasnya.
Sebagai Wakil Rektor III yang membidangi kemahasiswaan dan alumni, Prof. Husnul menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka sebagai wahana pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan. “UKK Pramuka bukan hanya organisasi, tetapi tempat membentuk insan tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki semangat nasionalisme serta keislaman yang kuat,” bebernya.
Peran protokoler sangat strategis dalam menjamin kerapihan, ketertiban, dan kehormatan sebuah acara. Di era digital yang serba cepat, generasi muda dituntut untuk adaptif, kreatif, dan solutif, namun tetap berpegang pada nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab.
“Menjadi protokoler bukan soal berdiri tegap atau mengatur tamu saja. Ini tentang bagaimana kalian belajar menjadi komunikator yang baik, pengambil keputusan yang tenang, dan pemimpin yang bisa diandalkan semua dalam situasi nyata. Inilah soft skill yang tak bisa diajarkan hanya lewat kuliah, tapi lewat proses, pengalaman, dan pengabdian. Kalian adalah wajah kampus dalam banyak acara penting. Maka saya pesan satu hal, banggalah menjadi bagian dari korps protokoler pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tapi jangan pernah berhenti belajar dan berkembang. Jadikan setiap tugas sebagai ruang aktualisasi, sebagai panggung kontribusi nyata,” tuturnya.
Di hadapan para tamu undangan dan peserta pelantikan, Guru Besar Fakultas Ushuluddin ini berpesan agar seluruh anggota korps protokoler terus belajar, berkembang, dan menjadikan setiap tugas sebagai ruang aktualisasi diri. “Banggalah menjadi bagian dari Korps Protokoler UKK Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tapi jangan pernah berhenti berkembang. Saya percaya, korps protokoler pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung bukan hanya akan jadi pendukung acara, tapi juga arsitek peradaban muda yang siap membawa perubahan. Bangsa ini butuh generasi yang bisa berdiri di antara tradisi dan inovasi, antara nilai dan teknologi, antara adab dan prestasi. Dan saya melihat itu di wajah kalian hari ini,” paparnya.
Kepada adik-adik Angkatan XV korps protokoler pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung, “Saya ucapkan selamat atas pencapaian ini. Proses ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Teruslah belajar, menjaga integritas, dan menjadi contoh bagi rekan-rekan lainnya. Jadilah duta kampus yang mengharumkan nama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, baik di dalam maupun di luar kampus,” pesannya.
Menutup sambutannya, Wakil Rektor III mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga semangat kolaborasi, pengabdian, dan integritas. “Mari kita jadikan UKK Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter yang terus tumbuh dan memberi manfaat untuk umat, bangsa, dan agama. Terus semangat, tetap rendah hati, dan jangan lupa jadilah versi terbaik dari diri kalian setiap hari, setiap momen,” ujarnya.
Dalam laporannya, Ketua Gugus depan 23-002, Dr. Hj. Yeti Heryati, S.Ag., M.Pd., menyampaikan ini dalam rangka melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing, Unit Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara konsisten menyelenggarakan pendidikan bertajuk Akademi Protokol yang telah berlangsung sejak tahun 2006.

Pelaksanaan Akademi Protokol Angkatan ke-15 tahun 2025 diawali dengan proses pendaftaran pada bulan September 2024. “Tercatat sebanyak 144 pendaftar dari 8 universitas ikut ambil bagian dalam seleksi. Dari jumlah tersebut, 67 peserta dinyatakan lolos seleksi, dan 48 orang resmi mengikuti pendidikan tahap awal. Tentunya dari berbagai fakultas di UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ujarnya.
Pendidikan berlangsung sejak awal Januari hingga pertengahan Mei 2025. “Dari seluruh peserta, sebanyak 38 siswa dinyatakan lulus dan pada hari ini secara resmi dilantik menjadi anggota Remaja Protokol,” jelasnya.
Tiga aspek utama menjadi fokus dalam pembinaan Akademi Protokol: Pertama, Pembinaan Fisik Anggota Protokol dilatih untuk menjaga kebugaran jasmani sebagai bagian dari kebutuhan hidup sehari-hari. Kedua, Pembinaan Mental dan Spiritual Para peserta dibina untuk memiliki etika, sopan santun, serta keteguhan hati dan karakter yang kuat. Ketiga, Pembinaan Kompetensi Keprotokolan Pendidikan diarahkan pada peningkatan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja, seperti manajemen acara, pelayanan pimpinan, public speaking, multimedia, hingga broadcasting.
Selama proses pendidikan, para peserta dibimbing oleh pelatih dan narasumber yang kompeten, terdiri dari praktisi keprotokolan, akademisi, birokrat, serta profesional di bidangnya masing-masing.
Sejak berdiri tahun 2006, Akademi Protokol telah melahirkan 15 generasi dengan total 448 lulusan. Banyak di antaranya kini berkarier di berbagai instansi seperti Protokol Pemerintah Provinsi, DPRD, Kejaksaan Tinggi, Kementerian Koordinator Perekonomian RI, serta berbagai lembaga seperti Komisi Informasi, Bawaslu, dan BUMN. “Beberapa lulusan juga sukses berkarier sebagai penyiar televisi serta pengusaha di bidang industri kreatif seperti event organizer dan wedding planner,” tuturnya.
Menurutnya Akademi Protokol menjadi jembatan bagi anggotanya untuk memiliki pilihan karier yang luas, melampaui kompetensi akademik semata. Segala pencapaian ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak kampus, para pendiri, pembina, pelatih, kwartir, dan terutama para orang tua siswa.
“Atas nama Unit Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Kakak-kakak terus berkenan memberikan dorongan, bimbingan, dan arahan kepada para peserta Akademi Protokol, agar dari tahun ke tahun, akademi ini semakin berkembang dan menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Hadir dalam Prasetya Protokoler Angkatan XV, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (A2KK), Dr. Nur Arifin, Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Edy Fuady, M.Pd, Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. H. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., para Wakil Dekan, Ketua Program Studi di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dewan Pendiri Protokol Dr. H. Muhammad Amar Khana, M.MPd., Pamong, Pengurus, Alumni.
