Visitasi Re-akreditasi Pendidikan Matematika

[www.uinsgd.ac.id] Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN SGD Bandung menggelar visitasi re-akreditasi dengan menghadirkan tim asesor Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd., M.Sc (Universitas Negeri Padang), Prof. Dr. Ir. Henny Pramoedya, MS (Universitas Brawijaya), yang diselenggarkan di Aula FTK, Kampus II, Senin (28/05).

Dalam sambutan pembukaan visitasi re-akreditasi, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si yang didampingi Dekan FTK, Dr. Tedi Priatna, M.Ag., Wakil Dekan I Bidang Akademik FTK, Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed. mengucapkan selamat datang kepada dua asesor, “Saya atas nama keluarga besar UIN SGD Bandung mengucapkan ahlan wa sahlan buat Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd., dan Prof. Dr. Ir. Henny Pramoedya, MS di kampus II,” tegasnya.

UIN SGD Bandung memiliki 3 kampus: kampus I di Jalan A.H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru; kampus II Jalan Cimencrang, Cimenerang, Panyileukan (samping Polda Jabar); kampus III Jalan Ciluenyi Kabupaten Bandung. “Untuk di kampus III saat ini tengah mengembangkan Rumah Alquran yang diperuntukkan menyiapkan sarjana ulama zaman now. Sebab kita sedang dilanda defisit Kyai. Indikatornya apa? Sederhananya banyak anak Kyai yang tidak disiapkan untuk menjadi pengganti Kyai, saking jarangnya, banyak Kyai yang berpindah, bahkan nyalon menjadi Wakil Bupati. Hal ini menjadi bukti atas defisit Kyai,” jelasnya.

Upaya menjawab tantangan zaman itu, Rektor berharap program Rumah Alquran yang merupakan hasil kerja sama UIN Bandung dengan Pemprov Jawa Barat, bupati dan wali kota Bandung. “Caranya dengan menyiapkan sarjana ulama zaman now melalui Rumah Alquran yang dilengkapi sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi. Mudah-mudahan dengan kehadiran asesor pada saat ini yang melakukan visitasi Pendidikan Matematika dapat memberikan andil yang besar dalam menyiapkan sarjana ulama zaman now dengan memberikan nilai akreditasi terbaik,” paparnya.

Sebelumnya, Prodi Pendidikan Matematika terakreditasi B dengan nomor SK BAN PT: 157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013, tertanggal 20 Juli 2013. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan satu-satunya badan akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementrian Pendidikan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkenalkan serta menyebarluaskan “Paradigma Baru dalam Pengelolaan Pendidikan Tinggi”, dan meningkatkan relevansi, atmosfer akademik, pengelolaan institusi, efisiensi dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

Menurut Prof. Ahmad Fauzan, “proses akreditasi itu kunjungan sejawat antar dosen untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Cuma bagi tim borang akreditasi itu menjadi luar biasa,” ujarnya.

Dalam proses pelaksanaan visitasi re-akreditasi, “Saya berjanji tidak akan ada semacan ujian Tesis atau Disertasi, tapi mari kita bersama-sama belajar mewarnai dan melengkapi apa yang telah ditulis dan dilaporkan,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]

 

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *