UPZ UIN Bandung Serahkan Bantuan UKT Tahap III bagi Mahasiswa Terdampak Bencana dan Umum

UINSGD.AC.ID (Humas) — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyerahkan Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahap III kepada mahasiswa terdampak bencana dan mahasiswa umum (regular) pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Gedung O. Djauharuddin AR, Jumat (30/1/2026).

Sebanyak 42 mahasiswa menerima bantuan UKT, dengan rincian 22 mahasiswa terdampak bencana dan 20 mahasiswa umum (regular).

Program ini merupakan bagian dari program rutin UPZ UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan ekonomi agar tetap dapat menyelesaikan studi dan mempertahankan prestasi akademiknya.

Dalam arahannya, Wakil Rektor IV UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag menyampaikan pentingnya menjaga amanah dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Mudah-mudahan kita semua bisa menjaga amanah ini dan terus berkomitmen agar studi mahasiswa berjalan lancar. Mengurus umat untuk terus berbuat baik membutuhkan kesabaran, kekokohan, dan ketabahan,” tegasnya.

Atas nama Pembina UPZ, Prof Fathonih, menegaskan bahwa nilai bantuan tidak semata dilihat dari angka. “Jangan melihat dari besar kecilnya nominal, tetapi ini adalah bukti kepedulian kami sebagai orang-orang yang diberi amanah oleh Rektor untuk meringankan beban UKT mahasiswa,” jelasnya.

Untuk mahasiswa terdampak bencana, termasuk dari wilayah seperti Sumatera, Aceh, dapat mengajukan keringanan, hingga pembebasan UKT sesuai ketentuan yang berlaku. “Hari ini mereka menjadi mustahiq. Harapannya, lima tahun ke depan mereka bisa menjadi muzakki. Harta yang dizakatkan dan disedekahkan akan memberi manfaat dan keberkahan hidup,” bebernya.

Sambutan UPZ disampaikan oleh Bendahara UPZ UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Hj. Lina Yulianti, SE.Ak., MM. yang melaporkan bahwa bantuan UKT Tahap III ini merupakan wujud nyata kepedulian kampus melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzakki.

“Program UKT ini merupakan program rutin UPZ untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan agar tetap bisa menyelesaikan studinya dengan segala prestasi yang dimilikinya. Jangan sampai mahasiswa terkendala dan tidak bisa melanjutkan kuliah hanya karena kendala dana untuk membayar UKT,” ujarnya.

Pada tahap ketiga ini terjadi peningkatan baik dari sisi kuota maupun jumlah penitipan dana. “Alhamdulillah, awalnya muzakki kita berjumlah sekitar 80 orang dari unsur ASN, PPPK, dan BLU. Hingga hari ini meningkat menjadi 157 muzakki, dengan rata-rata penghimpunan sekitar Rp18.300.000 per bulan,” jelasnya.

Menurutnya, tantangan ke depan adalah terus meningkatkan dukungan finansial agar semakin banyak mahasiswa yang terbantu dalam menyelesaikan studinya.“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki. Proses seleksi penerima bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi akademik, sehingga kami berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan,” tambahnya.

Perwakilan penerima bantuan UKT, Diaz Zakaria Permana, mahasiswa Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mengungkapkan rasa haru dan syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Perasaan kami hari ini campur aduk, antara bangga dan haru. Banyak impian yang sering terbentur oleh kondisi ekonomi. Kehadiran kampus melalui UPZ ini menjadi empati nyata agar kami tidak tertinggal,” tuturnya.

Dengan mengapresiasi pengelolaan UPZ yang dinilainya transparan dan penuh tanggung jawab. “Bantuan ini menjadi napas baru. Kami tidak merasa berjuang sendirian. Ada ketenangan batin tanpa kecemasan atas tagihan UKT yang menanti. Kami berkomitmen untuk terus belajar dan berprestasi. Terima kasih karena telah menjaga mimpi-mimpi kami,” ucapnya.

Penyerahan bantuan UKT secara simbolis dilakukan oleh Wakil Rektor IV Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag didampingi Wakil Ketua Dr. H. Fathurrohman, Lc., M.Ag, Sekretaris Ade Arif Ardiansyah, M.Pd., Bendahara Hj. Lina Yulianti, SE.Ak., MM., Divisi Pengumpulan, Muhammad Adli Salsabila, S.Si., M.Si., Divisi Penyaluran Dr. Imam Sucipto, M.Ag kepada Farhan Robbani, Akuntas Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (kategori mahasiswa umum, reguler) dan Karmila Hushalwa, Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (kategori mahasiswa terdampak bencana).

Dengan adanya program UPZ ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung meneguhkan komitmennya sebagai kampus yang hadir, peduli, dan berkelanjutan dalam memastikan akses pendidikan tinggi bagi seluruh mahasiswa.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *