UINSGD.AC.ID (Humas) – Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan menyelenggarakan Ujian Mandiri Jalur Tahfidz dan Qiroatul Kutub Tahun 2025 secara daring. Ujian untuk Jalur Tahfidz dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025, sedangkan Jalur Qiroatul Kutub pada Selasa, 24 Juni 2025.
Kepala Pusat dan Sekretaris PMB, Dr. M. Erihadiana, M.Pd., dan Aldy Riyaldi Atmadja, M.T., menjelaskan bahwa kedua jalur ini merupakan opsi seleksi bagi calon mahasiswa dengan latar belakang keilmuan keagamaan yang kuat. “Kedua jalur ini menjadi pilihan bagi calon mahasiswa dengan latar belakang keilmuan keagamaan yang kuat, khususnya di bidang hafalan Al-Qur’an dan literatur kitab kuning,” tegasnya, Kamis (19/6/2025).

Pada Jalur Qiroatul Kutub, peserta diwajibkan memiliki sertifikat sebagai bukti kompetensi. Tes lisan mencakup tiga aspek: kemampuan membaca sesuai kaidah Bahasa Arab (Sihhatul Qiraah), membaca teks dengan jelas (Fashahatul Qiraah), serta kemampuan memahami isi teks (Fahmul Maqru).
Mengenai kitab kuning yang diujikan itu disesuaikan dengan program studi yang dipilih, antara lain:
Kitab Aqidatul Awam, Ta’limul Muta’allim, Al-Jurumiyah, Mukhtashor Jiddan, Amtsilah At-Tashrifiyah, Mushtholah Al-Hadits, Arba’in Nawawi, At-Taqrib, Safinatun Naja, Kasyifatu al-Saja, Sullam Taufiq, Mirqat Su’ud al-Tashdiq, dan Fathul Qarib.

Sedangkan untuk Jalur Tahfidz diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki sertifikat hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz. Tes meliputi aspek kekuatan hafalan, kefasihan membaca, pemahaman makhārijul ḥurūf, serta penguasaan ilmu tajwid.
“Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. Ujian lisan akan dilaksanakan secara daring dengan jadwal: Tahfidz pada 23 Juni 2025 dan Qiroatul Kutub pada 24 Juni 2025,” jelasnya.
Panitia PMB mengimbau kepada seluruh peserta yang telah mendaftar untuk segera mencetak kartu ujian sebagai syarat mengikuti tes. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui media sosial resmi @pmb.uinsgd atau situs pmb.uinsgd.ac.id.