UINSGD.AC.ID (Humas) – UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Berdasarkan hasil Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, UIN Bandung berhasil menempati peringkat pertama di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.
Secara nasional, UIN Bandung berada di peringkat ke-17 di Indonesia, dan secara global masuk dalam klaster 1501+ dunia. Capaian ini menjadi bukti konkret dari komitmen kampus dalam meningkatkan mutu akademik, riset, serta tata kelola pendidikan tinggi berbasis internasionalisasi.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika. “Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil sinergi dan kerja keras bersama seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kita terus berupaya menjadikan UIN Bandung unggul secara nasional dan diakui secara global. Ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi,” tegasnya, Kamis (9/10/2025).
Prof. Rosihon menegaskan bahwa prestasi ini menjadi momentum penting bagi UIN Bandung untuk memperkuat kolaborasi riset dan jejaring akademik internasional. “Kita ingin menunjukkan bahwa PTKIN memiliki kapasitas bersaing di tingkat global dengan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan,” tambahnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari keseriusan UIN Bandung dalam memenuhi lima indikator utama penilaian THE. THE World University Rankings menilai universitas berdasarkan lima aspek: Teaching (lingkungan pembelajaran), Research (volume, pendapatan, dan reputasi), Citations (pengaruh riset), International Outlook (kerja sama internasional dan mobilitas), serta Industry Income (inovasi dan kontribusi pada industri). Semua aspek ini terus kita tingkatkan melalui program unggulan dan kolaborasi strategis.
“Alhamdulillâh, awal Oktober 2025 ini, UIN Bandung mendapatkan kabar gembira kembali terkait hasil rilis pemeringkatan perguruan global tinggi (World University Ranking) dari Times Higher Education (THE),” paparnya.
Lembaga ini menyajikan hasil evaluasi tahunan komprehensif terhadap universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia yang berfokus pada riset. “Capaian ini perlu disyukuri dan dijadikan pijakan untuk peningkatan kualitas Tridarma PT selanjutnya. Posisi pada pemeringkatan ini sangat bermanfaat sebagai tolok ukur penting bagi mahasiswa, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk menilai kualitas UIN Bandung dan perguruan tinggi lainnya pada kancah global,” jelasnya.
Secara konsisten, THE WUR melakukan pengumpulan data digital dari berbagai perguruan tinggi di berbagai belahan dunia. Hasilnya, masih dapat diprediksi institusi-institusi dari Amerika Serikat dan Inggris seperti University of Oxford, Harvard University, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) mendominasi posisi teratas. Hal ini menunjukkan keunggulan mereka yang mapan dalam pengajaran dan riset. Namun, universitas-universitas di Indonesia, termasuk PTKIN, yang terus menunjukkan kenaikan yang signifikan, menegaskan persaingan global yang semakin ketat di sektor pendidikan tinggi.
Metodologi yang digunakan oleh THE WUR dikenal ketat karena menilai universitas berdasarkan lima pilar utama untuk memberikan perbandingan yang seimbang. Pilar-pilar tersebut mencakup pengajaran (lingkungan belajar), lingkungan riset (volume dan reputasi), kualitas riset (dampak kutipan publikasi ilmiah), pandangan internasional (staf dan mahasiswa internasional), dan pendapatan industri (transfer pengetahuan). “Pilar kualitas riset dan pengajaran memiliki bobot yang paling besar, menegaskan pentingnya luaran akademik yang berpengaruh dan kualitas pengalaman belajar bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan UIN Bandung,” ujarnya.
Bagi UIN Bandung, pemeringkatan THE WUR ini menjadi sorotan tahunan karena mencerminkan posisi UIN Bandung pada kancah nasional dan global. Peningkatan peringkat atau masuknya UIN Bandung bersama PTKIN lainnya dalam daftar ini menjadi indikator keberhasilan upaya peningkatan kualitas, investasi dalam riset, dan penguatan kolaborasi internasional yang dilakukan oleh institusi-institusi pendidikan tinggi di Tanah Air.
Dengan data ini, UIN Bandung harus terus berbenah diri pada area-area yang perlu ditingkatkan. “Pada satu sisi, para user (pengguna alumni), lembaga mitra, dan calon mahasiswa memiliki informasi yang lebih transparan untuk memilih UIN Bandung sebagai lembaga pendidikan yang terbaik bagi masa depan studi mereka,” bebernya.
Tentunya dengan capaian yang membanggakan ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan posisinya sebagai universitas Islam unggulan yang berdaya saing global, sejalan dengan visinya menjadi Menjadi Universitas Islam Negeri yang Unggul, Kompetitif, dan Inovatif berbasis Rahmatan Lil Alamin di Asia Tenggara Tahun 2029.