UINSGD.AC.ID (Humas) – UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu melalui program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Sebagai bagian dari proses seleksi, Bagian Kemahasiswaan dan Alumni menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Visitasi Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa KIP-K 2025 yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung O. Djauharuddin, Senin (29/9/2025).
Dalam arahannya, Wakil Rektor III, Prof. Dr. Husnul Qodim, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan calon penerima KIP Kuliah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.
“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan apresiasi kepada para Wakil Dekan, Ketua Tim Kemahasiswaan, dan seluruh jajaran yang terlibat. Sosialisasi dan visitasi ini bertujuan agar proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan memastikan bantuan beasiswa KIP Kuliah benar-benar diterima oleh mahasiswa yang berhak. Oleh karena itu, colkit (pencocokan data) harus dilakukan secara objektif, sebab ini menyangkut tanggung jawab syar’i, regulasi, dan administrasi,” tegasnya.

Ketua Tim Kerja Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, H. Wawan Gunawan, S.Ag., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa jadwal verifikasi lapangan berlangsung pada 1–10 Oktober 2025.
“Sebanyak 3.021 orang telah mendaftar secara online melalui aplikasi, 2.139 orang melengkapi pemberkasan sesuai persyaratan KIP-K, dan 700 orang dinyatakan lulus administrasi untuk dilakukan visitasi dengan melibatkan 136 penyurvei. Oleh karena itu, orang tua dan mahasiswa calon penerima beasiswa diharapkan dapat membantu proses verifikasi data. Semua ini dilakukan demi kemaslahatan umat dan masyarakat, sesuai dengan berkas yang telah diunggah,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, UIN Bandung berharap program KIP Kuliah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.